nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kiat Membangun Startup dari Hari Tjahjono, Bos Abyor International

Andrea Heschaida Nugroho, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 17:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 10 65 1976026 kiat-membangun-startup-dari-hari-tjahjono-bos-abyor-international-PdclgzTYRh.jpg Foto: ITB

JAKARTA - Saat ini membangun bisnis start up sedang marak dilakukan oleh banyak orang terutama bagi kalangan muda. Banyak yang telah sukses, namun tak sedikit yang masih harus mencoba peruntungannya di dunia startup. Terkait hal itu, Institut Teknolog Bandung (ITB) menghadirkan pembicara Presiden Direktur PT. Abyor International Hari Tjahjono.

Hari Tjahjono mengatakan, menjadi seorang entrepreneur ikut berkontribusi dalam membangun bangsa, karena melalui entreprenuer semua orang dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru. 

"Mengapa Entrepreneurship penting, untuk job creation, to avoid middle income trap," ujarnya seperti dikutip Okezone dari laman ITB, Sabtu (10/11/2018).

mahasiswa itb

Dia menceritakan perjalanannya membangun PT. Abyor International 10 tahun lalu. Banyak rintangan dan tantangan yang harus dilewati, termasuk ketika harus keluar dari perusahaan besar dengan gaji yang besar pula. Salah satu alasannya membangun PT. Abyor adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

"Saat membangun perusahaan ini, tidak semuanya mulus, banyak hambatan, masalah terbesar adalah cast flow," tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, ketika ingin mendirikan startup harus jelas terlebih dulu visi dan misi yang dibangun. Ketika akan membangun startup jangan terlalu berpikir ke arah keuntungan karena semua start up butuh proses, tidak bisa instan.

"Jadi, bicara startup sangat penting persoalan visi dan misi. Apa sebetulnya niatnya, apakah hanya mengikuti tren saja? Membangun start up butuh pertaruhan besar, resiko besar, harus hitung apakah sanggup atau tidak kita. Kalau tidak cukup kuat tujuan, ade-ade akan menghadapi situasi yang sulit," ungkapnya.

Hari menuturkan, membangun startup juga butuh orang dengan mental tidak mudah menyerah. Berdasarkan pengalamannya, mental tersebut sangat penting sebab berwirausaha berbeda dengan bekerja sebagai karyawan.

mahasiswa itb

"Dalam dunia entrepreneurship kegagalan itu biasa. Seorang entrepreneur kalau tidak bisa menghasilkan sesuatu, tidak akan dapat apa-apa, beda dengan karyawan yang tiap bulan sudah pasti bakal digaji," tuturnya.

Selain itu, tutur dia, penting juga membangun network dan creativity. Hal ini bukan datang sendiri tapi harus dirintis sejak awal, misalnya ketika kuliah aktif berorganisasi. 

"Dulu sejak mahasiswa saya suka berorganisasi. Waktu SMA, jadi Ketua Osis dan saya rasakan manfaatnya sekarang. Kalau mau jadi entrepreneur harus sadar membangun network dan creativity," tambahnya.

Dia menambahkan, kiat-kiat lainnya untuk membangun start up yang sukses, yakni butuh rekan kerja yang baik. Kemudian harus baik pula dalam pengelolaan manajemen perusahaan terutama dalam bidang keuangan. 

"Terakhir adalah adalah corporate government. Para perusahaan besar, mereka tidak mau kalau kita tidak corporate governance," pungkasnya.

(Baca juga: Kisah Mahasiswa ITS Jadi Sukarelawan di Lombok)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini