nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Unik Komunitas Kutu Sadarkan Berkendara Aman Sejak Usia Dini

Mufrod, Jurnalis · Minggu 11 November 2018 12:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 11 15 1976207 cara-unik-komunitas-kutu-sadarkan-berkendara-aman-sejak-usia-dini-5rS7PLY8AN.jpg Cara Unik Komunitas Kutu Sadarkan Berkendara Aman Sejak Usia Dini

JAKARTA - Tingkat kecelakaan di Indonesia yang cukup tinggi, disumbangkan oleh pengendara sepeda motor. Berdasarkan data Korlantas 75 persen angka kecelakaan melibatkan pengendara roda dua di jalan raya.

Permasalahan tersebut, membuat komunitas Kutu terus mengkampanyekan berkendara aman sejak usia dini, guna menekan dan membangun kesadaran terhadap pentingnya keselamatan berkendara. Cara unik yang dilakukan yakni dengan mengajak anak Taman Kanak-kanak dengan mengadakan lomba mewarnai helm.

Diharapkan melalui kegiatan kompetisi yang menyenangkan dan mengasah bakat ini, pesan yang disampaikan dapat terpatri di dalam pikiran anak-anak hingga tumbuh dewasa untuk selalu melindungi diri saat berkendara sepeda motor, salah satunya dengan menggunakan helm.

“Sejak 2015 kami tiada hentinya mengadakan Lomba Mewarnai Helm ini. Biasanya kami menggelar kegiatan ini di berbagai event otomotif, namun kali ini kami langsung menyasar ke Sekolah yang menjadi tempat awal penempaan dan pendidikan anak dimulai dan Anak-anak adalah generasi penerus Bangsa yang harus kita jaga dan lindungi.” ujar Fauzan Susanto, Ketua Bidang Kegiatan Kutu Community.

 

Sebanyak 33 murid TK Islam Nurul Falah terlihat antusias dalam mengikuti kompetisi ini. Sejak jam 7 pagi anak telah berdatangan untuk mengikuti lomba mewarnai helm anak ini. “Seharusnya hari Sabtu anak-anak libur, karena kegiatan ini positif dan belum pernah ada jadi semua masuk termasuk guru-gurunya. Biasanya anak-anak mewarnai di media kertas tapi ini di helm.” ungkap Anas Hafas, Kepala Sekolah TK Islam Nurul Falah.

Kegiatan ini juga melibatkan Orangtua murid, Lurah dan Bhanbinkamtibmas Cipete Selatan. Dalam kata sambutannya, Lurah Cipete Selatan, DR Hj Euis Sa’adah Mpid, menekankan dan mengingatkan kepada anak-anak untuk selalu memakai helm jika diantar ke sekolah naik motor oleh orangtuanya.

Sementara Bhanbinkamtibmas Cipete Selatan, Bripka M. Rofyan menyambut baik kegiatan yang dilakukan Kutu Community dengan melibatkan masyarakat sekitar. Saat memberikan pengarahan dan penjelasan keselamatan berkendara kepada anak-anak setelah lomba berlangsung, anggota Polsek Cilandak ini mengatakan, pakai helm itu bukan takut karena ada Polisi, tapi takut kalau kepala luka atau cidera karena kecelakaan.

Kutu Community menjadi satu-satunya komunitas scooter di Indonesia yang selalu konsenterasi terhadap keselamatan berkendara di jalan. Upaya ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan yang mayoritas korbannya didominasi oleh pengendara sepeda motor.

 

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini