nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuasa Hukum Habib Rizieq Tegaskan Dubes RI di Arab Saudi Tak Beri Pembelaan Apapun

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Minggu 11 November 2018 15:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 11 337 1976264 kuasa-hukum-habib-rizieq-tegaskan-dubes-ri-di-arab-saudi-tak-beri-pembelaan-apapun-L9ff2GTKlY.jpg Kuasa Hukum Habib Rizieq, Eggi Sudjana (foto: Okezone)

JAKARTA - Perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi disebut tak memberikan pendampingan atau pembelaan apapun kepada Imam Besar Habib Rizieq Shihab saat menjalani pemeriksaan terkait adanya bendera kalimat tauhid di kediamannya.

"Ditambah lagi pernyataan Duta Besar yang seolah gigih membela Habib, padahal tak ada jaminan, tapi dia bilang ada," kata kuasa hukum Habib Rizieq, Eggi Sudjana dalam acara diskusi di D'Hotel, Jakarta Selatan, Minggu (11/11/2018).

(Baca Juga: Spekulasi Liar dalam Kasus Bendera Habib Rizieq Berdampak Saling Curiga) 

Eggi mengklaim, pihak Kedubes RI tak mengutus tim apapun untuk membela Warga Negara Indonesia (WNI). Informasi itu, dikatakan Eggi, langsung dikonfirmasi langsung oleh Habib Rizieq saat menjalani pemeriksaan.

Pemasangan Bendera Tauhid di Kediaman Habib Rizieq di Makkah, Arab Saudi (foto: Istimewa)Pemasangan Bendera Tauhid di Kediaman Habib Rizieq di Makkah, Arab Saudi (foto: Istimewa) 

"Ini siapa yang bohong Menlu bilang tak ada jaminan tapi Dubes bilang ada bahkan mengutus seperti Kopasus yang dari Kedubes itu. Padahal dibantah sama Habib tak ada," klaim Eggi.

Dengan adanya fakta itu, Eggi menyakini bahwa pemasangan bendera Tauhid dikediaman Habib Rizieq merupakan operasi senyap dari intelijen. Tujuannya, kata Eggi adalah untuk mengkriminalisasi kliennya itu.

"Jadi poinnya, operasi intelejen targetnya Habib celaka, Habib dideportasi sehingga bisa meruntuhkan wibawa," ucap Eggi.

(Baca Juga: Pemeriksaan Habib Rizieq di Arab Saudi Dinilai sebagai Upaya "Penggembosan" Reuni 212) 

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan telah melakukan komunikasi dengan memerintahkan KBRI untuk melakukan pendampingan dan pengayoman kepada Rizieq Shihab.

Pada Selasa, 6 November 2018, Dubes RI langsung memerintahkan Diplomat Pasukan Khusus (Dippassus) yang merupakan gugus tugas reaksi cepat untuk berangkat ke Makkah untuk memastikan kabar tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini