nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jenazah Petugas ATC Korban Gempa Palu Dipindahkan ke Makam Pahlawan

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 11 November 2018 15:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 11 340 1976273 jenazah-petugas-atc-korban-gempa-palu-dipindahkan-ke-makam-pahlawan-u78KHbGvVN.jpg Pemindahan jenazah Agung, petugas ATC korban Gempa Palu ke Taman Makam Pahlawan (Foto: Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Jenazah Anthonius Gunawan Agung (21), petugas Air Traffic Controller (ATC) Cabang Palu AirNav Indonesia, yang dimakamkan di pemakaman Tionghoa Yayasan Budi Luhur di Jalan Antang Raya dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, pada Minggu (11/11/2018).

Anthonius Gunawan Agung gugur saat melaksanakan tugasnya ketika gempa dengan magnitudo 7,4 mengguncang Donggala dan Palu pada akhir September lalu. Bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pemakaman tersebut, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi.

Almarhum Agung yang sebelumnya mendapatkan penghargaan Adikarya Dirgantara Pralabda dari Menteri Perhubungan, mendapatkan penghormatan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, untuk dapat dimakamkan di TMP Nasional.

(Baca Juga: JK Pastikan Korban Bencana Sulteng Pindah ke Hunian Sementara pada Desember)

Pemindahan makam Agung ke TMP

Hal tersebut melalui Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor: B.882/M.Sesneg/Setmilpres/GT.00/10/2018 perihal Pemakaman di Taman Makam Pahlawan a. n. Anthonius Agung Gunawan A.Md.

Pemakaman di TMP yang diusulkan langsung oleh Menteri Perhubungan tersebut sebelumnya telah mendapatkan restu dari keluarga Almarhum Agung, terutama kedua orangtuanya.

“Tepat satu hari setelah kita memperingati Hari Pahlawan, hari ini kita bersama-sama mengantarkan salah satu pahlawan penerbangan yang gugur saat mengabdikan diri dalam memastikan keselamatan penerbangan. Kisah Agung bukan hanya menginspirasi Nusantara, dunia internasional turut berbela sungkawa khususnya bersama keluarga Almarhum Agung yang ditinggalkan,” ungkap Budi kepada Okezone melalui pesan tertulisnya.

Budi mengatakan, kisah Agung harus menjadi pelecut bagi sektor penerbangan nasional untuk terus berkembang dan menjadikan keselamatan sebagai pondasi utama.

“Seluruh stakeholder penerbangan nasional semestinya menjadikan kisah Agung sebagai sumber semangat baru dalam menjaga keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia. Untuk keluarga almarhum Agung, sekali lagi kami sampaikan bela sungkawa yang begitu mendalam dan kami sadar penghargaan serta apresiasi dalam bentuk apapun tidak akan mampu menggantikan sosok beliau di keluarga,” papar Menhub.

 Pemindahan makam Agung ke TMP

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto, sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh pemerintah kepada almarhum Agung. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Perhubungan serta Bapak Menteri Sosial yang telah memberikan penghormatan kepada keluarga kami almarhum Agung. Dalam enam tahun perjalanan AirNav Indonesia, almarhum Agung adalah keluarga pertama kami yang diberikan penghargaan untuk dapat dimakamkan di Taman Makam Pahlawan bersama dengan para pahlawan negeri ini yang mendedikasikan hidupnya bagi bangsa dan negara,” ucap Novie.

(Baca Juga: Warga Petobo Banyak Jadi Pengangguran Pasca-Dilanda Bencana Dahsyat)

Novie menambahkan, pihaknya juga berterima kasih kepada semua pihak yang menyampaikan simpatinya atas kepergian almarhum Agung.

“Simpati, rasa bela sungkawa dan apresiasi mengalir deras dari seluruh mitra kami baik domestik maupun internasional. Seluruhnya kami sampaikan langsung kepada keluarga agar mereka yang ditinggalkan mengetahui bahwa Almarhum Agung telah menginspirasi negeri ini bahkan dunia. Teriring doa kami dari seluruh insan AirNav Indonesia agar keluarga Almarhum Agung diberikan ketabahan,” pungkas Novie.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini