nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Punya Utang Rp450 Juta, Pria Paruh Baya Nekat Gantung Diri

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Senin 12 November 2018 12:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 12 244 1976595 gara-gara-punya-utang-rp450-juta-pria-paruh-baya-nekat-gantung-diri-X6iDyUMfBB.jpg Ilustrasi Gantung Diri (foto: Okezone)

DENPASAR – Warga Perumahan Asiana Residence di Jalan Saridana, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, dikagetkan dengan kasus gantung diri, seorang laki-laki bernama Lie T.P. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan gantung diri di tangga rumahnya, pukul 02.30 Wita.

Informasi diperoleh, orang yang pertama kali mengetahui kejadian ini adalah pacar anak korban, Agung Eka Dananjaya (28) beralamat di Jalan Kedundung Sari, Denpasar. Awalnya Eka berprofesi sebagai dosen ini merasa aneh saat tiba di tempat kejadian peristiwa (TKP).

(Baca Juga: Alami Luka Serius, Wanita Bakar Diri di Tangsel Akhirnya Meninggal Dunia) 

Pasalnya dia melihat garasi mobil dalam keadaan gelap dan pintu gerbang dikunci dari dalam. Sedangkan pintu ruang tamu dalam keadaan terbuka. Eka lalu melompat tembok sehingga bisa masuk ke dalam pekarangan rumah.

Ilustrasi Gantung Diri (foto: Shutterstock) 

Selanjutnya dia mengecek ke dalam rumah dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di tangga. “Saksi (Eka) langsung memberi tahu pacarnya, Trisna dan melaporkan kepada aparat desa setempat serta kepolisian,” kata sumber.

Diduga alasan gantung diri pria ini adalah masalah utang. “Hasil penyelidikan kami, korban punya utang kepada temannya Rp450 juta. Diduga masalah ini menjadi motif korban gantung diri,” ujar Kapolsek Denpasar Barat AKP Johanes Nainggolan.

(Baca Juga: Diduga Tak Sanggup Merawat Ibunya, Siswi Pesantren Nekat Gantung Diri) 

Sedangkan dari keterangan istri korban, Lim Coi (58), saat kejadian dia berada di rumahnya Jalan Salya, Denpasar. Menurut Lim, korban pernah cerita kepadanya kalau punya utang ke temannya sebesar Rp450 juta. Utang tersebut sampai saat ini belum dilunasi.

Kemudia, sekira pukul 03.30 Wita, Petugas Unit Inafis Polresta Denpasar tiba di TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan ada kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Denpasar.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini