nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Abepura Mulai Khawatir soal Sumur Berisi Bensin

Edy Siswanto, Jurnalis · Senin 12 November 2018 03:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 12 340 1976433 warga-abepura-mulai-khawatir-soal-sumur-berisi-bensin-UmtR7aCdRD.jpg Sumur Bensin (Foto: Okezone)

JAYAPURA - Warga kompleks jalan Nuri Kamkey Kelurahan Awiyo Distrik Abepura resah akibat sumur mereka berisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kondisi ini ternyata bukan baru hari ini terjadi, sebelum viral di media sosial atas postingan salah seorang warga, BBM yang diduga jenis Pertalite ini sudah membuat warga di lokasi ini panik dua bulan lebih.

Pasalnya, tercemarnya sumur yang menjadi salah satu sumber kehidupan dengan ketersediaan air tidak bisa digunakan lagi dengan adanya pencemaran tersebut.

Rita Saseray, salah satu warga yang sumurnya tercemar bensin terparah diantara sekitar 10 Kepala Keluarga lain yang turut menjadi korban, khawatir akan hal-hal yang tidak diinginkan. Utamanya adanya percikan api. Dirinya yang sabanhari berjualan di pasar akhirnya urung berjualan hanya untuk bersiaga dirumah.

"Saya takut kalau ada anak anak main korek, atau main api didepan, maka saya bajaga (berjaga,red). Tidak bisa jualan dengan kondisi begini. Kami khawatir," kata Rita kepada Okezone, Minggu (11/11/2018).

Baca Juga: 3 Orang Tewas saat Bersihkan Sumur Tua di Merauke Papua

Sumur Bensin

Atas kondisi ini, dia meminta pihak terkait segera mencarikan solusi terbaik. Yang pada intinya bensin tidak ada lagi disumurnya.

"Ini sudah mau Natal dan Tahun baru, saya khawatir, nanti ada yang main petasan atau bagaimana, tambah kita juga butuh masak-masak, sementara air kondisi tercemar begini," keluhnya.

Rita mengaku sempat ada warga yang mengambil bensinnya itu untuk dipakai di perahu dan setelah dipakai ternyata bisa digunakan. Saat ini lantaran berpikir dengan menguras sumur bensin bisa berkurang, Rita bersama anak dan suaminya menampungnya di jerigen.

Warga lain Rizal kepada Okezone menunjukkan air sumur bornya yang juga tercemar BBM. Dia mengaku, akibat kondisi itu dirinya hanya bergantung pada Air PAM.

"Kita sangat membutuhkan air, pihak SPBU menyatakan bersedia mendatangkan air PAM, namun kita khawatir kemudian kita disuruh bayar lagi," ucapnya.

Dia malah menyebut kondisi itu sudah berlangsung sekitar dua bulan lebih. Rizal mengaku tahu akan tercemarnya air sumur saat hendak mencuci mobil.

"Saat itu saya mencuci mobil, namun ternyata air sudah bercampur bensin," katanya.

Baca Juga: Evakuasi Penggali Sumur Tertimbun Longsor Berlangsung Dramatis

Sumur Bensin

Sales Executive Retail I Pertamina MOR VIII, Donny Prasetya saat dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah melakukan pengecekan.

"Kita sudah lakukan pemeriksaan awal, dan nanti kita bentuk tim untuk intens lagi. Hasil pemeriksaan awal ada indikasi kebocoran di tengker Pertalite milik SPBU Kamkey," katanya.

Ditegaskan, jika kemudian kondisi tersebut ternyata makin parah, maka operasi SPBU tersebut akan diberhentikan sementara. Hingga proses perbaikan dan pembersihan pencemaran selesai.

"Informasinya sudah diperbaiki, namun perkembangannya nanti kita lihat. Dari kita kalau masih parah kita stop SPBU untuk operasi, jadi sampai bersih dulu,"tegasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini