Sri Mulyani Kucurkan Beasiswa LPDP untuk Santri

Yohana Artha Uly, Okezone · Senin 12 November 2018 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 12 65 1976847 sri-mulyani-kucurkan-beasiswa-lpdp-untuk-santri-QU4WO2FVXm.jpg Beasiswa LPDP untuk Santri (Foto: Yohana)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meluncurkan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk santri.

Beasiswa ini difokuskan pada santri yang ingin menempuh jalur pendidikan magister (S2) dan doktoral (S3).

Beasiswa santri tersebut menjadi yang pertama kali diadakan. Di mana sebanyak 100 santri aktif, pendidik baik ustadz atau ustadzah, dan tenaga pendidik di pondok pesantren berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, dewasa ini pengelolaan sumber daya manusia pesantren, baik santri maupun pengelola pesantren membutuhkan perhatian. Hal ini untuk mendorong kontribusi lebih maksimal dengan memanfaatkan bonus demografi Indonesia pada beberapa dekade ke depan.

Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 Dimulai Senin Depan

Maka menurutnya, peningkatan kualitas human capital menjadi kunci utama menghadapi era teknologi untuk meningkatkan inovasi, kesejahteraan, dan kesetaraan.

"Hari ini saya berbahagia. Berhasil meluncurkan hal yang sebetulnya menjadi keputusan di sidang kabinet," katanya dalam peluncuran Beasiswa Santri LPDP di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Senin (12/11/2018).

Dia menjelaskan, Indonesia akan menikmati bonus demografi, sebab jumlah penduduk mayoritas merupakan usia produktif. Namun, pada masanya usia produktif ini akan memasuki usia tua, di mana akan membutuhkan fasilitas untuk memenuhi kebutuhannya di masa tua.

"Kalau bonus demografi ini makin tua, maka beban negara itu makan besar. Ongkos kesehatan makin banyak, tapi produktivitas lebih menurun. Sebelum capai mayoritas yang sepuh, maka kita perlu kejar investasi," jelasnya.

Investasi tersebut salah satunya melalui sumber daya manusia. Sehingga diharapkan dengan beasiswa ini bisa mendorong lebih tingkat kompetensi masyarakat Indonesia.

"Saya berharap beasiswa santri bisa jadi pencetus awal, sehingga bisa kita ajak memikirkan bagaimana negara ini ke depannya. Berharap adanya peningkatan kapasitas santri menjadi sumber daya manusia yang produktif, berkualitas, berdaya saing, dan garda terdepan dalam mengusung nilai-nilai ke-lndonesia-an,' ujar dia.

Baca Juga: Awardee LPDP Buat Proyek Drone untuk Pertanian Indonesia

Adapun Pendaftaran beasiswa dilakukan secara online melalui www.lpdp.kemenkeu.go.id mulai tanggal 15 November sampai 31 Desember 2018. Terdapat tiga jenis seleksi bagi para pendaftar, yaitu seleksi dokumen, seleksi berbasis komputer (TPA), serta seleksi substansi (wawancara dan Ieaderless group discussion).

Penerima beasiswa akan mendapatkan pendanaan yang meliputi persiapan keberangkatan, biaya pendaftaran kampus, SPP, biaya hidup, uang buku, tesis atau disertasi, seminar, publikasi, dan jumal internasional, serta biaya pendukung antara lain transportasi, visa, biaya kedatangan dan asuransi kesehatan dasar.

 

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini