nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Tali Sepatu, Siswa SMP di Sampang Berurusan dengan Polisi

Antara, Jurnalis · Selasa 13 November 2018 19:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 13 519 1977377 gara-gara-tali-sepatu-siswa-smp-di-sampang-berurusan-dengan-polisi-1v8fbDBcrP.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

SAMPANG – Seorang siswa SMP di Sampang, Madura, Jawa Timur berurusan dengan polisi gara-gara tali sepatu.

Mengutip Antara, Selasa (13/11/2018) Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatakan, kasus bermula karena seorang siswa memukul temannya.

"Siswa yang menjadi korban kekerasan yang kasusnya sedang kami usut bernama RB (13) asal Desa Kamuning, Kota Sampang, Madura, Jawa Timur," ujarnya.

Ia menuturkan, awal mula penganiayaan yang menimpa RB itu disebabkan hal sepele yakni karena tali sepatu.

Kala itu, korban menjemur sepatu miliknya di halaman sekolah. Tiba-tiba tali sepatu miliknya hilang dan diambil oleh rekan sekelasnya, F.

"Karena tali sepatu diambil, sehingga RB minta ganti rugi sebesar Rp10 ribu ke F," ujar dia.

Baca:  Jualan di GBK, Mantan Atlet Diduga Dianiaya Petugas Keamanan

Baca: Dituduh Mencuri Ikan, 7 Bocah Disekap dan Dianiaya Emak-Emak

Kemudian, F memberikan uang ganti rugi kepada korban. Namun, orangtua F tak terima karena dimintai uang.

Tersangka J mendatangi RB ke sekolahnya dan memukul korban. Akibatnya, RB mengalami luka memar di bagian wajahnya.

Pascakejadian itu RB sempat trauma dan sempat pingsan akibat dipukul ayah F yang bernama J.

Atas kejadian itu, ayah korban, yakni HK (40) melaporkan kasus itu ke polisi.

Ia menjelaskan, saat ini berkas perkara penganiayaan anak menimpa Riyan sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh penyidik Polres Sampang.

"Dalam waktu dekat, berkas akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Sampang," ucapnya.

Menurut Budhi, pelaku penganiayaan anak itu tidak ditahan karena ancaman hukuman dibawah 5 tahun penjara.

Pelaku bernama J, dijerat dengan Pasal 80 ayat 1 Undangan-Undangan Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 3 tahun 6 bulan penjara.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini