nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bantah Tuduhan Penculikan, PM Ceko Sebut Putranya Sakit Jiwa

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 14 November 2018 12:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 14 18 1977659 bantah-tuduhan-penculikan-pm-ceko-sebut-putranya-sakit-jiwa-3ohctCTuXC.jpg PM Republik Ceko, Andrej Babis. (Foto: Reuters)

PRAHA - Perdana Menteri (PM) Ceko, Andrej Babis menghadapi ancaman krisis politik setelah putranya mengatakan telah diculik dan ditahan di Krimea agar berhenti memberikan bukti-bukti kasus penipuan yang melibatkan sang PM. Putra Babis, Andrej Babis Jr. mengungkap klaim itu setelah dia dilacak oleh sebuah laman berita berada di rumah ibunya di Swiss.

Babis, seorang miliarder yang menjabat sebagai PM Ceko sejak Desember 2017, kehilangan kekebalan diplomatiknya pada Januari setelah dituduh melakukan penipuan subsidi.

Sang perdana menteri membantah klaim penculikan yang disampaikan Babis Jr. dan mengatakan bahwa putranya itu mengalami gangguan kejiwaan dan membutuhkan pengobatan serta pengawasan. Dia menyalahkan jurnalis yang dianggap menekan otoritas kriminal dengan pemberitaan tersebut.

"Tidak ada yang menculik anak saya. Dia bepergian dari Republik Ceko secara sukarela. Masalah ini telah diselidiki oleh polisi, yang sampai pada kesimpulan bahwa tidak ada penculikan yang terjadi," kata Babis sebagaimana dilansir BBC, Rabu (14/11/2018).

Sebelumnya, kepada jurnalis investigasi dari laman berita Seznam, Babis Jr. mengklaim bahwa dia telah diculik, dibawa tanpa persetujuannya ke Krimea.

Menghilangnya Babis Jr. bertepatan dengan penyelidikan polisi atas tuduhan penipuan subsidi terkait kepemilikan sebuah tanah pertanian dan pusat konferensi yang dikenal dengan nama Capi hnizdo atau “Sarang Bangau”, sehingga aset-aset tersebut dapat dikategorikan sebagai bisnis kecil yang berhak mendapatkan subsidi dari Uni Eropa.

Babis mengatakan, pada saat dana subsidi itu diperoleh, aset tersebut telah menjadi milik putranya yang sudah dewasa, yaitu Babis Jr.

Berdasarkan laporan Seznam, putra sang perdana menteri itu mengatakan bahwa ayahnya ingin dia menyingkir dari penyelidikan kriminal dan memberinya pilihan antara “mengambil liburan panjang” di Krimea atau dikurung di rumah sakit jiwa.

Dia mengatakan suami seorang psikiater yang telah merawatnya di Praha telah membawanya ke Krimea. Seznam tidak dapat meminta keterangan dari kedua orang yang disebutkan.

Dalam posting di Facebook, Andrej Babis mengatakan bahwa fakta-fakta telah jelas dan bahwa keluarganya sedang dijadikan sasaran “perburuan penyihir”. Dia juga menambahkan bahwa putranya mengalami sakit jiwa sementara putrinya menderita gangguan bipolar.

Pengusaha itu memimpin partainya yang berhaluan tengah ANO, memenangi pemilu Oktober 2017. Tetapi pemerintahan minoritasnya mengundurkan diri pada Januari setelah kehilangan mosi kepercayaan.

Dengan munculnya tuduhan penipuan subsidi ini, partai oposisi menuntut Babis untuk mundur, sementara mitra koalisi yuniornya meminta Babis menjelaskan atas tuduhan tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini