nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Adik Korban Insiden Tembok Maut Tak Ingin Berobat hingga Kakaknya Dikebumikan

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Rabu 14 November 2018 22:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 14 340 1977949 adik-korban-insiden-tembok-maut-tak-ingin-berobat-hingga-kakaknya-dikebumikan-rP4ITmltOx.jpg tembok roboh

PEKANBARU - Kepergian Yunita Oktaviazoly (17) yang merupakan salah korban meninggal akibat robohnya tembok pagar SD Negeri 141 Pekanbaru meninggalkan duka yang dalam bagi pihak keluarga. Tampak kedua orangtuanya terus menangis jasad putri bungsunnya itu.

Terlihat dua adiknya terus meratapi kepergian kakak tercintanya untuk selamanya. Terlebih Acard, adik yang diantar sekolah oleh Yunita. Dia terus memanggil Yayah, sapaan akrab Yunita oleh adik adiknya.

 Baca juga: Murid SD Tewas Tertimpa Tembok, Polisi Selidiki Faktor Kelalaian

"Kita keluarga sangat terpukul dengan kepergian Yunita. Dia anak yang baik," ucap Zulfan juru bicara pihak keluarga Rabu (14/11/2018) dengan linangan air mata.

Yunita merupakan anak pertama dari empat bersaudara pasangan Jon Kenedy dan Lili. Semasa hidupnya dia terkenal baik dan penurut dengan orangtua.

Salah rutinitas yang dilakukannya adalah mengantar adiknya ke sekolah. Dimana setelah mengantar dengan sepeda motor, dia langsung pergi ke sekolah. Jarak antara sekolah SMA 14 Pekanbaru dengan SDN 141 tidak terlalu jauh.

 Baca juga: 2 Orang Tewas Dalam Insiden Tembok Roboh di Sekolah

Namun apes, pagi tadi saat mengantar adiknya sekolah sepeda motornya mogok tetap di depan pagar yang roboh. Saat pagar roboh adiknya Acard, sudah berada di depan pintu pagar, dia hanya mengalami luka ringan.

 korban tembok maut (Banda Haruddin/Okezone)

"Adiknya ada mengalami luka dan harus dirawat. Tapi dia (Acard) tadi meminta ke kita, dia mau diobati tapi melihatnya sampai kepemakaman," ucap Ma

Acard sempat dirawat, namun dia mengaku mau pulang. Bocah berbadan tambun ini ingin melihat kakak tercintanya dikebumikan.

 Baca juga: Tembok Sekolah Roboh, 5 Murid SD Tertimpa

"Namun semua sudah takdir Allah. Kita sudah ikhlas menerimanya. Kemarin dia bercanda canda dengan kami, dia sehat walafiat, namun Allah berkehendak lain, tadi pagi dia dipanggil oleh-Nya," ucapnya.

Sementara ratusan pelayat terlihat berdatangan ke rumah duka. Yunita dikebumikan di makan Taman Kerja. Selain Yunita, robohnya tembok pagar sekolah menyebabkan Wiliem kelas 1B SDN 141 juga tewas. Sementar lima lainnya terluka.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini