nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mobil Kru Sriwijaya Air Diberondong Tembakan oleh Orang Tak Dikenal

Anggun Tifani, Jurnalis · Sabtu 17 November 2018 10:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 17 338 1979075 mobil-kru-sriwijaya-air-diberondong-tembakan-oleh-orang-tak-dikenal-CHGyl896fY.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

TANGERANG - Polres Bandara Soekarno-Hatta mendapatkan laporan, bahwa mobil Kru Sriwijaya Air mendapatkan aksi penembakan dari orang tak dikenal. Hal itu telah dibenarkan oleh Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombespol Viktor Togi Tambunan.

"Betul. Tapi wilayahnya masuk Polsek Benda. Pihak perusahaan mendampingi korban untuk melaporkan kejadian tersebut, kita arahkan korban ke Polsek Benda Kota Tangerang," kata Viktor saat dikonfirmasi, Sabtu (17/11/2018).

Senada dengan Viktor, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Deddy Supriyadi pun turut membenarkan insiden tersebut. Deddy mengatakan, saat itu supir kru Sriwijaya Air sedang berhenti di bahu jalan untuk mencari kartu E-Tol.

"Kronologinya, pada hari Jumat 16 Nopember 2018 sekira pukul 06.03 WIB, sopir Kru Sriwijaya yang sedang parkir berhenti di jalan raya sebrang Hotel Ibis Benda menuju Jakarta. Tiba-tiba dipepet mobil Jenis Mobillio Warna Hitam diduga penumpang berisi sebanyak tiga orang. Satu pelaku menanyakan handphone milik supir," papar Deddy.

 pen

Deddy mengungkapkan, saat itu korban merasa curiga sehingga membuat dirinya lekas bergegas untuk menghindar dari para pelaku, yang masih dalam penyelidikan tersebut.

"Korban merasa curiga sehingga langsung berusaha untuk menjalankan kendaraan, setelah korban menjalankan mobilnya sekitar jarak 10 meter, 3 orang diduga pelaku turun dan 1 orang diantara pelaku menembakan senjata ke arah mobil korban," ungkapnya.

Atas adanya insiden itu, lanjut Deddy, korban terus melarikan diri dengan mobilnya, untuk mengamankan dirinya ke arah Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara.

"Mobil yang digunakan, mengalami kerusakan. Terdapat dua lubang bekas tertembak. Masih dalam pengecekan tim kami, kita akan terus lakukan pendataan dan penyelidikan," tukasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini