nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Carlos Ghosn Lakukan Penyimpangan Dana Perusahaan Aliansi Nissan

Mufrod, Jurnalis · Selasa 20 November 2018 11:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 20 15 1980191 cara-carlos-ghosn-lakukan-penyimpangan-dana-perusahaan-aliansi-nissan-597nAy18MT.jpg Kantor Pusat Nissan (Foto: Takenaka)

TOKYO - Dugaan penyalahgunaan uang perusahaan yang dilakukan Carlos Ghosn sebagai pemimpin aliansi tiga perusahaan automotif besar yakni Nissan-Renault dan Mitsubishi mulai terkuak. Salah satunya pembelian real estate di Rio de Janeiro dan Beirut.

Berdasarkan laporan yang diungkap Nikkei Asia, mengungkap Ghosn telah menggunakan uang perusahaan dengan skema pembiayaan startup atau investasi namun penggunaannya justru dilakukan untuk membeli rumah mewah yang berada di dua kota terkenal tersebut.

Transaksi dilakukan melalui anak perusahaan Belanda, dibuat sekitar tahun 2010, dengan 6 miliar yen atau setara dengan USD53,4 juta dalam modal, seolah-olah diatur untuk tujuan investasi. Sumber-sumber mengatakan itu didanai sepenuhnya oleh produsen mobil Jepang. Garis resmi dalam Nissan adalah bahwa unit akan berinvestasi dalam startup, meskipun ada sedikit bukti untuk mendukung klaim ini.

Dua kota yang menjadi lokasi pembelian rumah mewah tersebut tak ada hubungannya dengan kepentingan bisnis, ataupun pengemmbangan bisnis yang dilakukan oleh aliansi Nissan-Renault dan Mitsubishi. Rio dan Beirut sendiri diketahui sebagai kota dimana Ghosn menghabiskan masa kecilnya yang kemudian berpindah ke Beirut untuk melanjutkan sekolah menengahnya.

 Nissan

Baca Juga: Bos Nissan Carlos Ghosn Terima 3 Kali Gaji Sebulan, Totalnya Fantastis

Ghosn dan Kelly dituduh menyerahkan laporan sekuritas yang mengklaim bahwa ketua menerima sekitar 5 miliar yen sebagai kompensasi dari April 2010 hingga Maret 2015, padahal sebenarnya ia menerima dua kali lipat itu.

Skandal yang berkembang telah mengguncang pemerintah dan investor Jepang, yang takut dampaknya pada kelompok otomotif yang luas.

"Kami mengakui bahwa penting untuk mempertahankan hubungan yang stabil," kata Menteri Perdagangan Hiroshige Seko tentang aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi. "Kami berharap diskusi akan berjalan secara konstruktif dengan cara yang meyakinkan para pemangku kepentingan."

Yoshihide Suga, ketua sekretaris kabinet, mengatakan dia akan "mengawasi situasi dengan cermat." Dan Menteri Perhubungan Keiichi Ishii mengatakan dia "sangat terkejut" tentang penangkapan Ghosn.

Saham produsen mobil turun tajam pada Selasa pagi, membuka 6,4% lebih rendah pada hari di 941 yen - level terendah dalam lebih dari dua tahun. Mitsubishi Motors, yang 34% dimiliki oleh Nissan, dibuka turun 6,2%. (per)

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini