nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hina Kapolri, Harmoko Ditangkap Polisi

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 21 November 2018 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 21 608 1980825 hina-kapolri-harmoko-ditangkap-polisi-3kz67WviYT.jpg Foto Ilustrasi Okezone

MEDAN - Seorang pemuda berinisial CH alias Harmoko, warga Jalan Lestari, Lingkungan VI, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, ditangkap personel Polri dan Polres Tapanuli Selatan dari kediamannya, pada Selasa 21 November 2018.

Harmoko ditangkap karena patut diduga telah menyebarkan ujaran kebencian, melalui unggahannya di situs jejaring sosial Facebook. Harmoko yang menggunakan akun Facebook bernama Candra Miyoshe (Cambok), juga diduga telah melecehkan institusi kepolisian dan jabatan Kapolri lewat unggahannya itu.

'Kau rasakan juga kan bogeman aku polisi bangsat, masih sabara aja belagu, jangan kau kira aku takut ama uniform kau biadab, bila perlu Kapolrimu ku bantai biadap, disini anak pejuang bos, darah pejuang mengalir dlm diri saya. Saya ingatkan pada jajaran kepolisian, jangan anggap sebelah mata trhdp kami anak keturunan VETERAN/Pejuang, kami satu2nya anak keturunan veteran pewaris tunggal Legiun yng ber'organisasi PPM yg memiliki SKEP KEPRES, biar kalian tau, kami memang sedikit namun mematikan. Boleh dicoba!!! jangankan jajaran POLRI, keturunan PKI kami hanguskan tiada bekas di bumi NKRI. Jangan kalian macam2 dengan kami anak PPM ya tikus curut. kalian jual kami BANTAI. Tanhana dharma Mangrwa. Merdeka!!!!!!!!!!!', demikian isi unggahan yang diterbitkan pada19 Oktober 2018 sekitar pukul 18.49 WIB itu.

 penangkapan

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, AKP Ismawansa mengatakan, postingan ini mengandung ujaran kebencian dan penghinaan terhadap institusi polri termasuk Kapolri. Karenanya mereka langsung melakukan penanganan dengan harapan hal ini tidak memunculkan keresahan di tengah masyarakat.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui sebab dan tujuannya Candra memposting teks tersebut beralasan untuk membuat ricuh media sosial dan menarik perhatian," kata Ismawansa, Rabu (21/11/2018).

Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita beberapa barang bukti seperti HP merk Oppo A7 warna hitam dan juga kartu sim yang digunakan oleh pelaku dalam memposting kata-kata tersebut.

"Tersangka berikut barang buktinya kini sudah kita tahan di komando," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini