nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawa Puluhan Kilogram Sabu dan Ekstasi, 2 Kurir Dihukum Mati

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Kamis 22 November 2018 22:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 22 608 1981390 bawa-puluhan-kilogram-sabu-dan-ekstasi-2-kurir-dihukum-mati-0b3omp3C5s.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MEDAN - Majelis hakim menjatuhkan pidana mati kepada Zulkifli bin Ismail dan Dedi Syahputra Marpaung. Kedua kurir narkoba itu dijatuhi hukuman maksimal karena terbukti membawa belasan kilo narkoba jenis sabusabu dan pil ekstasi dari Aceh ke Sumatera Utara.

Putusan terhadap kedua terdakwa kurir narkoba itu dibacakan dalam dua persidangan terpisah yang diketuai oleh hakim Idris Aswardi dan hakim Domingus Silaban di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (22/11/2018).

Hakim Idris Aswardi menjadi pengadil untuk terdakwa Dedy Syahputra Marpaung sedangkan hakim Domingus untuk terdakwa Zulkifli.

Dalam amar putusannya, baik hakim Idris Aswardi maupun hakim Domingus Silaban, menila kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara tanpa hak, menjual, menawarkan untuk dijual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I bukan tanaman sebanyak lebih dari lima gram.

 sabu

Perbuatan keduanya melanggar ketentuan yang diatur dan diancam sesuai Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan kepada terdakwa pidana maksimal, mati,” kata hakim Idris.

Usai membacakan putusan kedua terdakwa melalui penasehat hukumnya menyatakan banding atas putusan majelis hakim sedangkan JPU, Sarjani dan Dewi Tarihoran, yang menangani kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Kasus yang menimpa kedua terdakwa ini bermula ketika keduanya memenuhi permintaan seseorang bernama Amrizal (meninggal dunia) untuk membawa 2 tas ransel hitam berisi 15 bungkus narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto total 14.552,4 gram, dan 70.905 butir pil ekstasi dengan berat bruto 20.099 gram dari Aceh ke Medan.

Keduanya saat itu menggunakan minibus Avanza Putih bernomor polisi B 2139 SZK dan diminta untuk menyerahkan barang haram itu kepada Amiruddin, di depan Hotel Antara, Jalan Gatot Subroto Medan, 25 Pebruari 2018.

 sa

Namun sebelum kedua kurir itu bertemu dengan Amiruddin, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) yang sudah mencium pengiriman narkoba itu, menangkap Amiruddin di depan Hotel Antara. Saat itu Amiruddin tengah mengendarai sebuah mobil Toyota Avanza berwarna putih.

Dari Amiruddin, kedua kurir tersebut berhasil diidentifikasi dan ditangkap saat berada di depan salah satu pool bus antara kota antar provinsi di Jalan Asrama Medan.

Ketiganya kemudian diboyong ke Kantor BNN hingga akhirnya menjalani persidangan. Amiruddin sendiri juga telah divonis hukuman seumur hidup dalam kasus itu.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini