nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terjerat Tali, Buaya Bakau Sepanjang 1,8 Meter Ditangkap Warga

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 16:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 23 340 1981844 terjerat-tali-buaya-bakau-sepanjang-1-8-meter-ditangkap-warga-LLSqbDowlE.jpg Buaya yang Ditangkap Warga (Foto: Muhammad Bunga Ashab/Okezone)

TANJUNGPINANG - Seekor buaya bakau sepanjang 1,8 meter berhasil ditangkap warga di rawa-rawa Suangi Petai, Gang Singgkong 22, RT04/RW04, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Jumat (23/11/2018) siang. Buaya itu berhasil ditangkap karena terangkap tali di pinggiran Sungai Petai tak jauh dari rumah warga.

Orang yang pertama kali menangkap buaya itu, Yetno (49) dan Acai (25). Awalnya, Yetno melihat buaya itu sedang berusaha lolos dari jaring tali di dalam sungai. Yetno waktu itu hendak memperbaiki rumah yang hanya beberapa meter dari pinggir sungai.

"Tadi lihat buaya gerak-gerak kena jerat tali di pinggir sungai. Saya dan Acai langsung berusaha tangkap buayanya pakai tali," kata Yetno saat ditemui di lokasi.

Yetno mengatakan, buaya yang ditangkapnya itu baru anak buaya. Dia menuturkan, anak-anak buaya sering dilihatnya berjemur di belakang rumahnya. Yetno juga kerap melihat induk buaya sepenjang 5-6 meter di sarang buaya yang berada di belakang rumahnya. Biasanya buaya itu muncul saat air laut pasang, sehingga main-main di belakang rumah warga.

"Sarang buayanya pas di belakang rumah saya, biasanya yang sering muncul ke darat anak-anak buaya itu, kalau induknya jarang menampakkan diri," ujarnya.

Keberadaan buaya ini sudah dicemaskan warga sekitar rawa-rawa Sungai Petai, khususnga Gang Singkong. Yetno khawatir keberadaan buaya ini dapat menyerang warga sekitar, terutama kepada anak-anak.

Baca Juga: Ada 2 Buaya Berkeliaran di Kali Gunung Sahari, Petugas Disiagakan

Buaya

Dia menuturkan, selama ini buaya di rawa-rawa tersebut belum pernah menyerang warga. Meski tak ada menyerang warga, dikhawatirkan lama-lama buayanya memakan korban warga setempat.

"Selama ini buaya baru sering hewan peliharaan warga. Kita takut buaya serang anak-anak di sini saat main-main di pinggir sungai," ujar Yetno.

Keberadaan buanya ini juga sudah sering disampaikan kepada pihak pemerintah. Dia berharap pemerintah terkait supaya dapat memindahkan buaya-buaya itu ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga.

"Kalau bisa ya, semua buaya di sini ditangkap dan dipindahkan ke tempatnya yang lebih aman. Supaya kita tak khawatir lagi dengan buaya ini," kata Yetno.

Lurah Melayu Kota Piring Feri Ismana mengatakan, pihaknya telah sering menerima laporan dari warga terkait buaya di rawa bakau Sungai Petai. Banyaknya buaya itu kerap meresahkan warga, bahkan keberadaan buaya-buaya ini sering menyerang hewan ternak warga.

"Kita akan menyurati Badan Konservasi Sumber Daya Alam Tanjungpinang untuk mengatasi buaya di rawa ini, sedangkan buaya yang ditangkap ini kita serahkan ke kebun binatang di Kijang, Kabupaten Bintan," kata Feri di lokasi.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini