nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sakit Hati Istri "Diracuni" Narkoba, Sudirman Dibakar Hidup-Hidup

Adi Palapa Harahap, Jurnalis · Sabtu 24 November 2018 10:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 24 608 1982164 sakit-hati-istri-diracuni-narkoba-sudirman-dibakar-hidup-hidup-6B3KTwomnG.JPG Polisi datangi RS Pringadi Medan cek korban pembakaran (Foto: Adi Palapa/iNews)

DELISERDANG – Seorang pria di Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) dibakar hidup-hidup oleh pelaku yang diduga sakit hati lantaran korban kerap "meracuni" otak istrinya untuk mengonsumsi narkoba.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi di Lapangan Reformasi Tembung Pasar 9, Desa Bandar Khalifa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Jumat 23 November 2018 tadi malam.

Pelaku yang saat ini masih diburu polisi mendatangi korban dengan palu dan sebotol bensin. Usai menganiaya korban, pelaku menyiramnya bensin dan menyulut api kemudian meninggalkannya begitu saja. Warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) berupaya menolong dengan memadamkan api di tubuh korban dan melarikannya ke rumah sakit.

Kendati menderita luka bakar nyaris sekujur tubuh, namun korban yang identitasnya diketahui bernama Sudirman alias Pai, warga Batang Kuis, Desa Tumpakan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, berhasil diselamatkan. Saat ini, dia menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Pringadi Medan.

Polisi yang menerima informasi kejadian ini, langsung mendatangi TKP dan mengunjungi RS. Setelah memastikan kebenarannya, mereka melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku yang identitasnya sudah dikantongi.

“Pelakunya masih kami buru. Korban mengalami luka bakar serius dan masih dalam penanganan dokter,” ujar Panit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Supriadi.

Police Line

Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan saksi, kronologi kejadian berawal saat pelaku datang ke lapangan untuk mencari korban. Saat itu saksi melihat pelaku membawa botol yang berisi dengan bensin dan sebuah palu.

Ketika ditanya perihal membawa kedua barang tersebut, pelaku secara tegas menjawab ingin mencari dan menghabisi korban. Tak lama berselang, saksi melihat korban berlari menjerit kesakitan api membakar tubuhnya. Saksi bersama warga bergegas menolong dan menyiram korban dengan air dari selokan.

“Motifnya diduga sakit hati. Kami masih selidiki,” pungkas Supriadi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini