nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak Kerjakan PR, Bocah 9 Tahun Tewas Dianiaya

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Minggu 25 November 2018 17:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 25 18 1982580 tolak-kerjakan-pr-bocah-9-tahun-tewas-dianiaya-NJqvYKQE3l.jpg Ilustrasi Penganiayaan (Foto: Okezone)

PRANCIS - Seorang bocah yang baru berusia 9 tahun akhirnya tewas setelah mendapat penganiayaan dari keluarganya hanya karena menolak untuk mengerjakan tugas sekolahnya. Alhasil, empat orang keluarga korban akhirnya diamankan pihak kepolisian setempat.

Sumber-sumber kepolisian mengungkap kepada media setempat bahwa awalnya bocah laki-laki itu menolak menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Lalu dalam peristiwa yang terjadi di Kota Mulhouse itu, korban dipukul dengan gagang sapu.

Kakak laki-laki, adik perempuan, dan seorang adik tirinya berada di lokasi ketika insiden berlangsung. Meskipun sang ibu tidak ada di tempat perkara karena sedang bekerja, dia juga ditahan lantaran mendorong hukuman terhadap korban.

Keempat anggota keluarga itu kini mendekam di sel tahanan. Sejauh ini kakak laki-laki yang berusia 19 tahun adalah yang diduga melakukan pembunuhan, namun hakim akan berupaya mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dalam tragedi tersebut.

Baca Juga; Aniaya Istrinya dengan Gagang Sapu, Pria Mesir Resmi Tersangka

Aniaya

Pada tubuh sang bocah dilaporkan terdapat sejumlah memar, khususnya pada bagian kaki, sebagaimana dilaporkan media DNA. DNA, yang mengutip keterangan para ahli patologi, melaporkan penyebab kematian adalah pukulan yang diderita korban.

Peristiwa ini terjadi justru tatkala badan legislatif Prancis tengah menyusun draf undang-undang yang melarang pemukulan anak.

Salah satu draf dimaksudkan untuk melindungi anak-anak berjudul 'pendidikan bebas dari kekerasan'. Draf lainnya ditujukan kepada orangtua yang dilarang melakukan "kekerasan fisik atau verbal, pemukulan sebagai hukuman, dan pelecehan moral".

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini