nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Enam Tips Memberi Kritik Tanpa Menyinggung Perasaan

Agregasi Qerja.com, Jurnalis · Minggu 25 November 2018 17:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 25 65 1982586 enam-tips-memberi-kritik-tanpa-menyinggung-perasaan-faijtUS46a.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Tidak ada orang yang berharap hasil kerja keras mereka menuai kritik negatif, dan di sisi lain, tidak semua orang juga gemar mengkritik. Mungkin Anda adalah salah satu individu yang lebih memilih diam saja daripada harus menghadapi kolega atau bawahan. 

Namun untuk kepentingan tim, memberi feedback dan kritik kadang memang dibutuhkan. Agar kritik Anda tersampaikan dengan efektif tanpa menyinggung perasaan, coba enam tips di bawah ini seperti dilansir dari laman Qerja.com.

1. Sampaikan Langsung ke Pihak Bersangkutan

Satu peraturan universal mengenai kritik: Berikan secara pribadi, empat mata. Tidak perlu melakukannya di hadapan banyak orang hanya untuk "memberi contoh". Anda mungkin berniat mengurangi rasa canggung jika langsung bertemu muka, namun lebih baik Anda pun jangan menyampaikan kritik melalui email atau IM, karena pesan Anda nantinya mudah disalahartikan.

2. Memberi Kritik Hanya di Saat Dibutuhkan

Jangan menumpuk semua kritik untuk disampaikan langsung dalam waktu yang sama. Saat paling tepat untuk menyampaikan pandangan Anda adalah segera setelah permasalahan muncul. Jika Anda membawa-bawa semua kesalahan di masa lalu, yang ada subjek kritik tersebut malah akan menganggapnya sebagai serangan terhadap kemampuan kerjanya secara keseluruhan.

3. Menanyakan Pandangan Mereka

Sebelum Anda menyampaikan kritik Anda, tanyakan apa pendapat mereka sendiri mengenai perkara tersebut dan alasan mereka melakukannya. Cobalah untuk menangkap intensi dan perspektif mereka serta tidak langsung membentuk opini. Dengan memahami lebih dalam pola pikir yang membawa mereka mengambil keputusan tersebut, Anda akan bisa memberi kritik dan saran yang lebih tepat sasaran. 

4. Selipkan Aspek Positif

Jujur saja, mendapat kritik bukan pengalaman yang menyenangkan. Tidak enak rasanya jika harus diam mendengarkan hal-hal negatif mengenai performa dan hasil kerja Anda. Berpeganglah pada perspektif ini saat Anda berencana menyampaikan kritik Anda. Sebelum menunjukkan hal-hal yang tidak Anda sukai, mulailah dengan memberitahu mereka hal-hal apa saja yang Anda sukai, mungkin kerja keras mereka atau keberhasilan mereka selesai sebelum tenggat waktu. Sekecil apapun itu, sedikit pujian akan 'memperhalus' kritik Anda dan membuatnya dapat diterima dengan lebih baik.

5. Hati-Hati Memilih Kata

Seburuk apapun hasil pekerjaan subjek kritik Anda tersebut, sebenarnya apa sih, faedahnya mengkritik dengan kata-kata tajam yang menyakitkan? Esensi dari mengkritik seseorang adalah untuk membantunya berkembang dan tidak ada salahnya Anda berhati-hati memilih kata-kata. Jangan menggunakan kata-kata yang membuat kritik Anda seakan bersifat menyerang secara personal. Daripada mengatakan "Hasil pekerjaan kamu jelek", Anda bisa menggunakan kata lain dan menjelaskan dengan detail mengapa pekerjaan tersebut "jelek".

6. Memberi Solusi

Kritik tidak akan bermakna apa-apa jika si subjek tidak belajar sesuatu darinya. Agar kritik Anda tidak dianggap sekedar angin lalu, sertakan pula solusi dan ide efektif yang dapat memperbaiki kesalahan kolega Anda tersebut. Jika memungkinkan, tawarkan diri Anda sebagai rekan kerja atau mentor yang bersedia membantunya meningkatkan performa kerja.

(Baca Juga: CV Bagus tapi Tak Kunjung Dapat Panggilan Kerja? Ini 6 Alasannya)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini