nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kedapatan Curi Motor Warga, Mantan Santri Diciduk Polisi

Antara, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 10:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 27 340 1983315 kedapatan-curi-motor-warga-mantan-santri-diciduk-polisi-GtwUlIc3bl.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

NUNUKAN - Seorang mantan santri salah satu pondok pesantren di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) diamankan aparat kepolisian karena diduga melakukan pencurian sepeda motor.

Remaja ini diringkus ketika sedang bersembunyi di salah satu bangunan kosong di Jalan Persemaian, Kelurahan Nunukan Tengah pada Minggu 25 November 2018 sekira pukul 21.30 Wita.

Kasubbag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi di Nunukan, Selasa (27/11/2018) menyebut, pengungkapan kasus curanmor ini berawal dari adanya laporan pencurian di salah satu kios bahanan makanan campuran di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Nunukan Tengah.

Saat itu, pelaku melarikan diri, namun sepeda motornya tertinggal di sekitar kios barang campuran tersebut. Nah, sepeda motor yang dipakai pelaku dilakukan identifikasi nomor mesin dan nomor rangka ternyata sama dengan milik Juharmia yang dilaporkan hilang pada Senin 19 November 2018 sekira pukul 07.15 Wita di rumahnya di Kampung Timur RT 31, Kelurahan Nunukan Tengah.

Pelaku bernama Harfandi alias Fandi (13) ini pernah bersekolah di pesantren di Kabupaten Nunukan. Namun meninggalkan sekolahnya sejak September 2018. Saat melakukan aksinya, pelaku memasuki rumah korbannya mencari kunci motor. Ketika kunci ditemukan, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor tersebut.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku mempreteli sebagian perkakas sepeda motor tersebut. Barang bukti yang disita yakni satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio Soul warna hijau dengan nomor polisi KT 2950 SD, satu buah anak kunci palsu, satu buah obeng dan satu buah kunci pas. Pelaku saat ini ditahan di sel mapolres setempat dan dalam ditangani Satreskrim Polres Nunukan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini