nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuda Muhammadiyah Butuh Sosok Pemimpin Visioner

Antara, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 23:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 27 510 1983734 pemuda-muhammadiyah-butuh-sosok-pemimpin-visioner-68SIJaJXAL.jpeg Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jatim mendukung Cak Nanto (Foto: Ist)

JAKARTA - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur mendukung Sunanto atau yang biasa disapa Cak Nanto sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dalam Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta pada 25 November-28 November 2018.

"Pemuda Muhammadiyah butuh sosok pemimpin yang memiliki gagasan visioner, mandiri, negarawan serta watak berkemajuan," kata Ketua PWPM Jatim Mukayat Al Amin dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Hal itu, lanjut dia, berdasarkan keputusan rapat internal PWPM Jatim. Selain itu, Pemuda Muhammadiyah dinilai harus memiliki sosok ketua umum yang mampu mengayomi, bervisi ke depan dan mandiri.

(Baca Juga: JK Buka Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta)

Ilustrasi Muhammadiyah

Calon ketua umum yang mampu membawa Pemuda Muhammadiyah ke depan, kata Mukayat, adalah Sunanto. Cak Nanto dinilai sosok yang energik sehingga mampu membawa Pemuda Muhammadiyah. PWPM Jatim pun akhirnya memutuskan untuk mendukung Cak Nanto sebagai ketua umum.

"Setelah melihat secara utuh, gagasan dan visi misi kandidat calon Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah. PWPM Jatim memutuskan untuk mendukung Sunanto. Beliau sosok muda energik, tentu sangat tepat jika memimpin Pemuda Muhammadiyah," kata Mukayat.

Muktamar Pemuda Muhammadiyah itu mengambil tema "Menggembirakan Dakwah Islam, Memajukan Indonesia".

Melalui tema muktamar itu, Pemuda Muhammadiyah dituntut berdakwah Islam dengan membawa misi kegembiraan dan menginspirasi perubahan di tengah-tengah umat agar mendatangkan kemajuan bagi Indonesia.

(Baca Juga: Muktamar Pemuda Muhammadiyah, Kandidat Ketum Tarik-menarik Dukungan)

Agenda Muktamar ini terdiri atas laporan pertanggungjawaban PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018, pembahasan perubahan AD/ART, pembahasan kebijakan program Pemuda Muhammadiyah 2018-2022.

Kemudian rekomendasi Khittah Yogyakarta serta pemilihan ketua umum dan formatur PP Pemuda Muhammadiyah 2018-2022.

Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah ini diikuti sekitar 5.000 peserta dan peninjau yang merupakan wakil dan utusan dari masing-masing pimpinan wilayah, pimpinan daerah dan pimpinan cabang Pemuda Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Sementara itu, hingga tengah malam ini proses pemilihan ketua umum Pemuda Muhammadiyah sedang berlangsung.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini