nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Legislator Sumut Didakwa Terima Suap dari Gatot Pujo Nugroho

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 28 November 2018 16:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 28 337 1984056 3-legislator-sumut-didakwa-terima-suap-dari-gatot-pujo-nugroho-DvkV1n1I9A.jpg Gatot Puji Nugroho (Foto: Okezone)

JAKARTA - ‎ Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa tiga anggota DPRD Sumatera Utara sebagai penerima uang suap dari Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

‎Ketiganya yakni, Helmiati, Muslim Simbolon dan Sonny Firdaus yang merupakan anggota DPRD periode 2009-2014 dan 2014-2019.‎ Ketiganya didakwa menerima suap dari Gatot Pujo Nugroho secara bertahap.

"Para terdakwa beberapa kali menerima hadiah berupa uang secara bertahap," ujar Jaksa KPK Luki Dwi Nugroho saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Baca Juga: KPK Tetapkan Ferry Kaban Masuk DPO Tersangka Suap DPRD Sumut

KPK

Jaksa merincikan uang suap yang diterima dari masing-masing terdakwa. Kata Jaksa Luki, terdakwa Helmiati menerima uang Rp495 juta. Kemudian, Muslim Simbolon menerima Rp615 juta. Sementara, Sonny Firdaus menerima Rp495 juta.

Menurut Jaksa, uang tersebut diduga diberikan agar ketiganya memberikan pengesahan terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2012, dan pengesahan APBD Perubahan TA 2013.

Tak hanya itu, uang yang diterima para terdakwa juga untuk meloloskan persetujuan pengesahan APBD TA 2014 dan APBD Perubahan TA 2014 serta persetujuan pengesahan APBD TA 2015.

Atas perbuatannya, Ketiga anggota DPRD tersebut didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini