nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,9 Ton Sabu-Sabu

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 28 November 2018 23:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 28 608 1984219 bea-cukai-gagalkan-penyelundupan-3-9-ton-sabu-sabu-9u2kQ0nDZn.jpg

MEDAN - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia, berhasil menggagalkan penyelundupan sebanyak 3,952 ton narkoba jenis sabusabu sepanjang tahun 2018 ini. Jumlah itu meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah penindakan pada tahun lalu.

Direktur Direktorat Jendral Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengatakan, peningkatan jumlah narkoba yang berhasil mereka tindak itu, menjadi bukti bahwa Indonesia kini menjadi salah satu sasaran utama pemasaran sabusabu oleh sindikat-sindikat narkoba internasional.

“Hingga 31 Oktober 2018, ada sebanyak 3,952 ton yang berhasil kita tangkap. Sementara tahun lalu hanya 2,139 ton. Artinya hampir dua kali lipat,”kata Heru Pambudi, disela-sela jumpa pers Operasi Patkor Kastima ke 24, di Kantor Gedung Keuangan Medan, Rabu (28/11/2018).

Saat ini, kata Heru, sindikat narkoba yang gencar mengirimkan sabusabu ke Indonesia adalah sindikat Myanmar. Sebelumnya, sindikat asal China dan Taiwan, juga kerap menyelundupkan sabusabu ke Indonesia.

“Hampir semua negara sekarang begitu, pemasok narkobanya dari Myanmar. Pola sindikat internasional itu memang begitu. Begitu mereka melihat dari negara ini sulit, mereka pindahkan produksinya ke negara lain. Kalau dulu Cina dan Taiwan, sekarang Myanmar,”sebutnya.

“Model pengirimannya juga begitu. Kalau mereka merasa sulit lewat udara, mereka lewat darat atau lewat laut. Begitu juga sebaliknya,”tambahnya.

Heru lebih lanjut menyebutkan, untuk menekan angka penyelundupan narkoba, saat ini mereka sudah menciptakan upaya pencegahan yang lebih komprehensif dengan melibatkan instansi lain baik di dalam negeri maupun di negeri jiran.

“Pencegahan dilakukan di level nasional bekerjasama dengan Badan Narkoba Nasional, Polri dan TNI. Untuk bilateral bekerjasama dengan Kastam Diraja Malaysia dan Bea Cukai lainnya dari sejumlah negara. Jadi kita tidak bisa bekerja sendiri lagi. Ini harus dilakukan secara kolaboratif. Tidak ada lagi persepsi negara masing-masing,”tandasnya.

Upaya kolaborasi itu, jelas Heru, telah menunjukkan hasil. Beberapa waktu lalu, pihak bea dan cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1,2 ton sabusabu dari Myanmar. Penangkapan itu berdasarkan informasi dari Kastam Diraja Malaysia.

“Kerjasama serupa dengan Kastam Diraja Malaysia ini juga akan terus kita lakukan dengan negara lain. Salah satunya dengan Australia,”tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini