nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap Begal Sadis yang Kerap Potong Tangan Korbannya

Antara, Jurnalis · Kamis 29 November 2018 12:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 29 609 1984453 polisi-tangkap-begal-sadis-yang-kerap-potong-tangan-korbannya-b6jFuHLDdu.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

MAKASSAR - Tim khusus Polrestabes Makassar berhasil meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal yang kerap melukai korban hingga memotong tangannya.

"Kurang dari sepekan pelaku sudah kami ringkus dan saya memang menyampaikan ke anggota yang ditugaskan untuk menangkapnya sesegera mungkin," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dwi Ariwibowo, di Makassar, Kamis (29/11/2018).

Ia mengatakan pelaku yang berhasil ditangkap sebanyak lima orang. Kelima pelaku memiliki peran masing-masing dalam melakukan kejahatan tersebut. Pelaku masing-masing berinisial Fi (22), Ac (21), En (19) dan Ul (18) yang semuanya adalah warga Makassar. Sedangkan satu lainnya berinisial Ir (37) warga salah satu pulau yang ada di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).

Dwi menjelaskan, para pelaku yang telah berkomplot ini sudah merencanakan sejak awal pembegalannya tersebut. Pelaku utama Ac mengajak pelaku lainnya untuk melakukan aksinya pada Minggu malam lalu sekitar pukul 22.00 Wita. Ac awalnya mengajak Fi untuk pergi mencari korban pembegalan.

Begal

Ac kemudian menghubungi En dan Ul untuk menyiapkan peralatan seperti senjata tajam jenis parang dan sepeda motor. En punya tugas menyiapkan parang, sedangkan Ul bertugas menyiapkan sepeda motor. Adapun Ir bertugas sebagai penadah barang hasil kejahatan.

"Para pelaku memang sudah merencanakan dari awal. Ac adalah otak dari semuanya, Ac juga yang mengajak semua rekannya itu dan bertemu di warnet sebelum menyebar," tandasnya.

Keberhasilan polisi meringkus kawanan begal ini lanjut Dwi, berawal dari hasil penyelidikan dibantu oleh Unit Resmob Polda Sulsel. Pada proses pencarian pelaku, Dwi berpesan kepada anggotanya agar pelaku segera ditangkap dan melarang anggotanya kembali ke markas dengan tangan hampa.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini