nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengawasan Lemah Dinilai Jadi Pemicu Kaburnya 113 Napi Lapas Banda Aceh

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 06:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 01 337 1985358 pengawasan-lemah-dinilai-jadi-pemicu-kaburnya-113-napi-lapas-banda-aceh-2jhyEE7GCq.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Kriminolog Universitas Borobudur, Edi Hasibuan menilai, salah satu pemicu kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Banda Aceh yang menyebabkan 113 napi kabur adalah lemahnya pengawasan petugas.

"Pemicu bisa jadi lemah dalam pengawasan," kata Edi kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) itu, faktor pengawasan di lapas seringkali masih kurang. Indikasinya adalah barang terlarang yang bisa masuk ke dalam sel.

Lapas Banda Aceh pasca-kerusuhan.Lapas Banda Aceh pasca-kerusuhan.

Di sisi lain, Edi menyatakan, beberapa oknum sipir "bermain" dengan para penghuni lapas. Untuk itu dia berharap Ditjen PAS Kemenkumham melakukan evaluasi terhadap seluruh petugas lapas.

(Baca juga: 29 Napi Lapas Banda Aceh Berhasil Diamankan, 84 Lainnya Masih Kabur)

"Jika ada oknum yang bermain mata dengan pelaku atau dengan tahanan. Saya kira harus ada sanksi yang tegas," harapnya.

Sebelumnya, Lapas Kelas IIA Banda Aceh dilanda kerusuhan, Kamis (29/11) malam. Sedikitnya 113 napi melarikan diri. Mereka kabur usai melaksanakan Salat Maghrib berjamaah di musala lapas yang berada di Lambaro, Kabupaten Aceh Besar.

Hingga saat ini, polisi sudah menangkap 26 narapidana yang sempat kabur. Sementara 87 napi lainnya masih dalam pengejaran.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini