4 Ton BBM Ilegal di Papua Kembali Diamankan Polisi

Chanry Andrew S, Sindo TV · Sabtu 01 Desember 2018 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 01 340 1985419 4-ton-bbm-ilegal-di-papua-kembali-diamankan-polisi-MjlW3lwF4g.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

WAISAI – Satuan Reskrim Polres Raja Ampat, Polda Papua Barat, kembali mengamankan sebanyak 4 ton bahan bakar minyak (BBM) yang merupakan hasil penimbunan di kota Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Raja Ampat, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Bernadus Okoka mengatakan, BBM yang diamankan tersebut diamankan dari beberapa pangkalan BBM Industri yang ada di Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat.

“BBM berbagai jenis tersebut ditemukan di beberapa pangkalan minyak yang ada di Waisai,” ungkap Kasat Reskrim Polres Raja Ampat AKP Bernadus Okoka, saat dikonfirmasi Okezone di Waisai, Sabtu (1/12/018).

Menurut Okoka, BBM tersebut ditemukan saat polisi melakukan operasi pasar guna mengantisipasi kelangkaan bahan bakar menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 di Kabupaten Raja Ampat.

Bahan bakar tersebut diduga dibeli oleh pangkalan minyak di Waisai dengan harga subsidi dari SPBU. Kemudian disimpan, lalu dijual kepada masyarakat dengan harga industri.

Menurut dia, BBM itu sudah diamankan di Polres Raja Ampat guna melakukan penyelidikan untuk proses hukum lebih lanjut.

Selain barang bukti, kata dia, pemilik beberapa pangkalan minyak sedang menjalani pemeriksaan oleh Satuan Reskrim Polres Raja Ampat.

Dia mengatakan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kepada pihak SPBU di Waisai yang dicurigai menjual BBM subsidi tersebut. "Jika terbukti karyawan yang menjual, akan menjalani proses hukum," ujarnya.

Sebelumnya, kelangkaan BBM terjadi di Kota Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Warga pun mulai resah akibat langkanya BBM jenis solar, premium dan pertalite yang sudah mulai terjadi sejak Senin, 26 November 2018.

Satreskrim Polres Raja Ampat juga telah mengamankan 10 ton BMM di sejumlah lokasi Distrik Waisai pada Rabu, 28 November 2018. Terungkapnya dugaan penimbunan BBM ini atas laporan warga yang resah dengan ulah mafia minyak.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini