nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Reuni 212 Dituding Kampanye Terselubung, Kubu Prabowo: Pakai Logika Sedikit!

Bayu Septianto, Jurnalis · Minggu 02 Desember 2018 17:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 02 337 1985783 reuni-212-dituding-kampanye-terselubung-kubu-prabowo-pakai-logika-sedikit-SzosMGdJM7.jpeg Prabowo saat berpidato di depan massa reuni 212 di Monas, Jakarta (Foto: Media Center Prabowo-Sandi)

JAKARTA - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menilai tak logis tudingan Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding bahwa reuni aksi 212 merupakan kampanye terselubung pasangan nomor urut 02.

"Kalau ada yang bilang acara itu kami fasilitasi mbok ya pakai logika sedikit. Jangan produksi hoaks itu kalau panik gitu loh," ujar Andre saat dihubungi Okezone, Minggu (2/12/2018).

(Baca Juga: PKB Sebut Aksi Reuni 212 Kampanye Terselubung Prabowo-Sandi)

Andre mengatakan, kehadiran Prabowo dan sejumlah anggota BPN dalam aksi reuni 212 sama sekali tidak ada unsur kampanye. Bahkan, dalam sambutannya, Prabowo sama sekali tak membicarakan masalah politik maupun ajakan untuk memilihnya.

"Pak Prabowo tadi hadir sebagai tamu undangan dan tidak ada statement pilihlah Prabowo-Sandi, enggak ada," jelasnya.

 Prabowo pidato di depan massa reuni 212

Andre yang juga anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra itu menilai tak logis bahwa kubunya membiayai acara yang dihadiri jutaan umat Muslim itu. Sebab, untuk membiayai alat peraga kampanye saja, kubu Prabowo-Sandi tak memiliki banyak uang.

"Orang Pak Prabowo aja kampanye minta sumbangan ke masyarakat, iya enggak. Tiba-tiba kita bisa fasilitasin masyarakat, biayai 100 ribu per kepala, berapa miliar bahkan triliun keluar, untuk peraga kampanye aja kita enggak punya uang," tuturnya.

 (Baca Juga: Usai Aksi Reuni 212, Fadli Zon: Sekarang Apa Sih yang Tidak Ada Politiknya?)

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menilai reuni aksi 212 yang digelar hari ini merupakan kampanye terselubung dari kubu pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dugaan Karding itu menanggapi ucapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengajak massa reuni aksi 212 untuk memilih pasangan calon presiden-calon wakil presiden yang didukung oleh Ijtima Ulama.

"Seperti yang saya duga sejak awal bahwa acara ini tidak lain dan tidak bukan adalah kampanye yang terselubung yang dilakukan oleh Pak Prabowo," ujar Karding saat dihubungi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini