nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Israel Berusaha Tuntut PM Netanyahu dengan Tuduhan Korupsi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 15:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 03 18 1986167 polisi-israel-berusaha-tuntut-pm-netanyahu-dengan-tuduhan-korupsi-cbe870YrYU.jpg Benyamin dan Sara Netanyahu. (Foto: Reuters)

YERUSALEM – Kepolisian Israel mengatakan pada Minggu bahwa mereka telah menemukan cukup bukti untuk menjatuhkan tuduhan penyuapan dan penipuan terhadap Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu dan istrinya, Sara. Ini adalah tuduhan korupsi ketiga terhadap Netanyahu.

Pihak berwenang menuduh Netanyahu memberikan bantuan keringanan peraturan kepada perusahaan telekomunikasi terkemuka Israel, Bezeq Telecom Israel, sebagai imbalan untuk liputan yang lebih positif tentang dirinya dan istrinya di situs berita, Walla yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Netanyahu telah lama membantah tuduhan tersebut. Dalam pidatonya di depan Partai Likud untuk merayakan festival Yahudi Hanukka di Tel Aviv, Netanyahu menuduh polisi telah memulai sebuah “penyelidikan yang cacat” terhadap dirinya dan istrinya.

BACA JUGA: Enam Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan PM Israel

“Sangat jelas bagi semua orang untuk melihat waktu yang transparan dan tidak penting dari publikasi rekomendasi yang ditentukan sebelumnya, kebocoran yang disengaja, proses yang cacat dan tuduhan palsu tentang saya dan istri saya,” kata Netanyahu sebagaimana dilansir Reuters, Senin (3/12/2018).

“(Investigasi) telah direkayasa. Rekomendasinya tidak mengejutkan dan waktunya tidak mengejutkan.”

Di tahun keempatnya menjabat sebagai perdana menteri, Netanyahu saat ini berada dalam keadaan rawan karena koalisi sayap kanannya hanya memiliki keunggulan mayoritas satu kursi.

Keputusan akhir mengenai apakah Netanyahu akan didakwa atau tidak terletak pada jaksa agung yang saat ini masih mempertimbangkan dakwaan untuk Netanyahu dalam dua kasus sebelumnya.

BACA JUGA: Perlakukan Pembantu Layaknya Budak, Istri PM Israel Berhadapan dengan Hukum

Dakwaan tersebut Ini terkait dengan tuduhan bahwa Netanyahu menerima hadiah dari pengusaha dan bahwa dia mencoba untuk membuat kesepakatan dengan orang-orang media lain untuk liputan yang lebih baik sebagai imbalan atas pembatasan pada surat kabar yang bersaing.

Sebagian besar mitra koalisi Netanyahu telah mengatakan mereka akan menunggu keputusan oleh jaksa agung sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

Netanyahu mengatakan dia ingin menjalani masa jabatannya, tetapi politisi yang dekat dengannya mengatakan bahwa situasi parlemennya yang sulit berarti besar kemungkinan akan digelarnya pemilihan awal.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini