nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Akui Kasus Begal Miliki Kerumitan Berbeda-beda

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 22:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 03 609 1986404 polisi-akui-kasus-begal-miliki-kerumitan-berbeda-beda-Nmj24m5sSf.jpg Ilustrasi Pembegalan (Foto: Okezone)

MAKASSAR - Kasus pencurian dan kekerasan (begal) yang dialami seorang ayah dan anak bernama Afwan (40) dan Reza (17) di Jalan Kancil, Kecamatan Mamajang, Makassar pada Oktober 2018 lalu belum juga terpecahkan.

Hal tersebut berbeda dengan kasus begal yang dialami mahasiswa bernama Imran (20), yang mengalami putus tangan. Pelakunya berhasil ditangkap sepekan setelah terjadinya peristiwa pembegalan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes. Pol. Dicky Sondani mengakui setiap kasus memiliki kerumitan yang berbeda-beda. Sehingga kasus pembegalan yang terjadi bisa berbeda pula pengungkapannya.

"Tersangka masih dalam penyidikan. Kadang-kadang ada yang cepat juga dalam mengungkap kasusnya. Karena kerumitannya beda-beda," kata Dicky kepada wartawan, Senin (3/12/2018).

Begal

Baca Juga: Tikam Leher Polisi, Kapten Begal Sadis di Makassar Tewas Ditembak

Lebih lanjut, Dicky mengatakan pihak Polretabes Makassar bersama Polsek Mamajang terus menyelidiki kasus pembegalan yang dialami ayah dan anak tersebut.

"Anggota masih terus menyelidiki kasus tersebut dan berusaha untuk mengungkapnya, apalagi kasus begal merupakan prioritas Kapolres," ungkap Dicky.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini