nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi: Jangan Ada Lagi yang Bilang Korupsi di Indonesia seperti Kanker Stadium 4

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 11:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 04 337 1986561 jokowi-jangan-ada-lagi-yang-bilang-korupsi-di-indonesia-seperti-kanker-stadium-4-SAdDLGMHOE.jpg (Foto: Fakhrizal F/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur dengan laporan Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perception Index (CPI) di Indonesia. Pada 2017, laporan CPI Indonesia sebesar 37 berada di peringkat 96 secara global dari 176 negara yang dinilai.

Sementara, loncatan sangat signifikan terjadi pada 2018 karena Indonesia sudah tidak lagi berada di urutan paling bawah CPI di Asean.

"Loncatannya saya rasa sangat signifikan sekali. Dari yang terjelek se-Asean sekarang naik menjadi CPI ke angka 37 ini patut disyukuri," kata Jokowi saat menghadiri acara Hari Antikorupsi Sedunia dan meresmikan pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) tahun 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/11/2018).

(Baca juga: Prabowo Sebut Korupsi di Indonesia seperti Kanker Stadium Empat)

Di tingkat regional Asean, posisi Indonesia di bawah Singapura (skor 84), Brunei Darussalam (skor 58), dan Malaysia (skor 49). Sementara tujuh negara di Asean termasuk Indonesia masih di bawah rata-rata skor Corruption Perception Index (CPI) global sebesar 43.

jokowi.

Untuk itu, Kepala Negara meminta tak ada lagi pihak-pihak yang menyebut tindak pidana korupsi di Indonesia sudah stadium 4. Meski demikian, Jokowi mengakui bahwa indeks persepsi korupsi masih harus ditingkatkan kembali.

"Jangan sampai ada yang bilang korupsi kita (kanker) stadium 4, (itu) tidak ada. Kenaikannya Seperti itu patut kita syukuri bagus sekali saya kira. Memang banyak yang kita perlu perbaiki dan benahi tapi ada peningkatan seperti itu, tidak boleh tutup mata," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini