nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Sebut KKB di Nduga Bukan Bagian dari OPM

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 22:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 05 340 1987394 polisi-sebut-kkb-di-nduga-bukan-bagian-dari-opm-1jVTwMkxs3.JPG Kelompok Kriminal Bersenjata Papua (Foto: Istimewa)

TIMIKA - Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan pembunuhan di Kabupaten Nduga, Papua, bukanlah bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang memiliki pasukan terstuktur yakni Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

"Tidak demikian (Bukan bagian dari OPM)," kata Ari Dono usai melakukan pertemuan tertutup dengan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahyono dan Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa, di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (5/12/2018).

Sebelumnya diketahui kelompok yang diklaim KKB ini, menurut versi OPM, dipimpin oleh Egianus Kogoya yang menjabat selaku Panglima TPNPB Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III Ndugama.

Kelompok ini dilengkapi persenjataan dalam melakukan aksi pembunuhan terhadap puluhan pekerja PT Istaka Karya yang tengah mengerjakan jembatan dari di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi. Kemudian juga melakukan penyerangan terhadap pos TNI di Distrik Mbua dan menewaskan satu orang prajurit TNI.

Baca Juga: OPM Tak Mau Pembangunan Jalan Trans Papua tapi Ingin Kemerdekaan

KKB

Atas tindakan atau aksi-aksi yang dilakukan itu, kelompok ini dinyatakan telah melakukan tindak pidana pembunuhan, yakni itu terhadap seseorang yang merupakan masyarakat atau warga sipil.

Sehingga menurut Wakapolri, aksi kelompok ini tidak bisa disebut sebagai aksi atau gerakan separatis yang berjuang untuk mendapatkan kedaulatan atau kemerdekaan, meskipun kelompok ini kerap menyerang pos milik TNI maupun aparat TNI-Polri yang berulang kali terjadi di wilayah Papua, terutama di pengunungan tengah Papua.

"Saya melihat ini ada suatu peristiwa, tindakan pidananya pembantaian, dari seseorang atau masyarakat kepada rakyat sipil (Sehingga disebut kelompok kriminal bersenjata karena melakukan tindakan kriminal)," kata Wakapolri.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini