nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putin Ancam Bangun Misil Nuklir jika AS Mundur dari Kesepakatan Senjata

Agregasi VOA, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 06:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 06 18 1987448 putin-ancam-bangun-misil-nuklir-jika-as-mundur-dari-kesepakatan-senjata-NgzcgvtYfM.JPG Presiden Rusia, Vladimir Putin (Foto: Reuters)

MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin menegaskan negaranya akan mulai mengembangkan misil nuklir jarak menengah jika Amerika Serikat (AS) mundur dari kesepakatan senjata penting dan mulai membangun senjata nuklir.

Menurutnya, penarikan mundur AS dari kesepakatan itu berarti Washington telah memutuskan untuk memiliki senjata nuklir dan sebagai konsekuensinya, Moskow akan melakukan hal serupa.

Menlu AS, Mike Pompeo mengatakan kepada menteri-menteri NATO di Brussels bahwa AS akan memulai proses enam bulan penarikan diri dari Kesepakatan Senjata Nuklir Jarak Menengah (INF) dalam waktu 60 hari mendatang, jika Moskow tidak kembali mematuhi kesepakatan tersebut.

Pompeo menuduh Rusia mengerahkan Batalion SSC-8, misil jelajah jarak menengah yang berbasis di darat yang bisa membawa hulu ledak nuklir. Sedangkan Moskow sendiri membantah telah mengerahkan sistem senjata seperti itu.

"Tidak masuk akal bila AS harus bertahan dalam kesepakatan yang membatasi kemampuannya untuk merespons pelanggaran Rusia. Rusia telah membalik arah upaya dunia dalam menghapus resiko nuklir di Eropa,” kata Pompeo kepada wartawan di Brussels, dikutip dari VOA Indonesia.

Kesepakatan INF 1987, yang dirundingkan Presiden AS ketika itu Ronald Reagan dan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev, memusnahkan misil-misil berjarak jelajah antara 500 dan 5.500 kilometer, sehingga mengurangi kemampuan sebuah negara melancarkan serangan nuklir secara mendadak.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini