nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4.114 Istri Gugat Cerai Suami, Penyebabnya Didominasi Faktor Ekonomi

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 21:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 06 519 1987821 4-114-istri-gugat-cerai-suami-penyebabnya-didominasi-faktor-ekonomi-6zS97Qr7ow.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MALANG - Sebanyak 5.998 kasus perceraian tercatat Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang, Jawa Timur sejak Januari hingga Oktober 2018.

Dari jumlah tersebut, 1.884 perkara merupakan cerai talak yang dilayangkan suami ke istri dan 4.114 merupakan gugat cerai yang dilayangkan oleh istri kepada suaminya.

Wakil Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang, Supadi menuturkan jumlah perceraian yang diajukan pihak perempuan memang diakui lebih tinggi dibandingkan dengan pihak laki - laki yang mengajukan cerainya.

"Jumlah angka cerai suami yang minta atau talak dan istri yang minta cerai, lebih tinggi datang dari pihak perempuan, angkanya bisa dua kali lipat," ujar Supadi kepada okezone, Kamis (6/12/2018).

(Baca Juga: Banyak Perceraian, Daerah Merangin Bakal Banyak Janda Muda)

Ilustrasi

Menurutnya, angka perceraian yang terus meningkatkan disebabkan banyak faktor. Salah satunya faktor perselisihan di rumah tangga, faktor ekonomi, kurang tanggung jawabnya suami menafkahi istri, hingga adanya orang ketiga alias perselingkuhan. "Yang mendominasi sih faktor ekonomi," lanjutnya.

Dengan beban hidup yang semakin tinggi, faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab banyaknya kasus perceraian yang terjadi di Kabupaten Malang.

"Sekarang bisa juga karena pihak istri sudah melek hukum. Artinya jika ada masalah rumah tangga dan tidak bisa diselesaikan, maka sesuai undang-undang yang boleh diselesaikan di pengadilan," pungkasnya.

(Baca Juga: 2018 Baru Berjalan 40 Hari, 700 Wanita di Kobar Sudah Jadi Janda Muda)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini