nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mapolsek Genuk Kebanjiran, Polisi Gotong Royong Bikin Tanggul Darurat

Taufik Budi, Jurnalis · Sabtu 08 Desember 2018 23:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 08 512 1988668 mapolsek-genuk-kebanjiran-polisi-gotong-royong-bikin-tanggul-darurat-rLHW08vaSE.jpg (Foto: Taufik Budi/Okezone)

SEMARANG - Sejumlah anggota Polsek Genuk bergotong royong mengangkut pasir dan batu bata untuk membuat tanggul darurat sebagai barikade penghadang banjir. Pasalnya, banjir yang tak kunjung surut juga merambah Mapolsek Genuk hingga mengancam terganggunya pelayanan bagi masyarakat.

Sejumlah polisi terlihat menggotong semen hingga mengaduk pasir. Sementara seorang polisi lainnya sibuk menata batu bata dan melapisi dengan pasir-semen sebagai perekat.

Foto: Taufik Budi/Okezone

"Ini kita tengah membuat tanggul darurat untuk mencegah air banjir masuk lebih parah. Lokasi kantor kita berada tepat di pinggir jalur pantura Kaligawe yang dipisahkan oleh sungai. Kondisi sungainya meluber parah," kata Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin, Sabtu (8/12/2018).

Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir akibat gelombang laut pasang dan hujan deras itu sudah menggenangi sebagian kawasan Mapolsek Genuk. Polisi yang tidak mengenakan sepatu boot memilih melepas sepatu dinas.

(Baca juga: Hujan Deras Lagi, Banjir Jalur Pantura Kaligawe Semarang Makin Parah)

"Kita berupaya pelayanan masyarakat masih tetap berjalan meski kondisi banjir seperti ini. Makanya untuk mengurangi debit banjir yang masuk kita gotong royong bikin tanggul darurat," ujar mantan Kasatpolair Polres Demak tersebut.

Foto: Taufik Budi/Okezone

Banjir parah selama beberapa hari terakhir tak hanya merendam jalur pantura Kaligawe, tetapi juga permukiman warga. Akibatnya, aktivitas warga tidak berjalan normal karena air tak hanya menggenangi jalan-jalan kampung tetapi juga rumah penduduk.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini