nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mandor Proyek Istaka Karya Disebut Kopassus oleh KKB Gara-Gara Foto Bareng Prabowo

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 12:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 09 340 1988795 mandor-proyek-istaka-karya-disebut-kopassus-oleh-kkb-gara-gara-foto-bareng-prabowo-DmslDqcnyg.jpg Prabowo Subianto dan Jonny Arung. (Facebook King Jems Westlan)

JAKARTA – Seorang korban yang selamat dari serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, Jonny Arung dianggap sebagai anggota Kopassus TNI AD yang menyamar menjadi pekerja jembatan.

Jonny Arung merupakan karyawan PT Istaka Karya. Ia menjabat Site Operation Manager atau mandor dalam perusahaan yang tengah menggarap proyek jembatan Trans Papua itu.

"Kenyataan yang terungkap adalah bahwa pekerja jalan transmigrasi di Nduga secara serius (TNI), menyamar sebagai warga sipil, nyatanya Jonny Arung adalah seorang Kopassus atau TNI dalam tugasnya menyamarkan diri mereka sebagai pekerja jalan transmigrasi," tulis akun Facebook King Jems Westlan yang mengaku tokoh KKB, seperti dilihat Okezone pada Minggu (9/12/2018).

Anggapan itu didapat oleh KKB berdasarkan penelusuran mengenai Jonny Arung di media sosial (medsos). Di Facebook King Jems Westlan, terdapat foto-foto yang menampilkan Jonny Arung berpose dengan mantan Danjen Kopassus, Prabowo Subianto. Selain itu,ada pula foto Jonny yang tengah bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ternyata Jonny Arung adalah Kopassus bawahannya Prabowo Subianto, sehingga (TPNPB) mengambil sikap dan ditembak mati 24 orang adalah TNI/Kopassus murni/aktif," katanya.

Sementara itu, dalam tulisannya King Jems Westlan juga menyebutkan, sebanyak 10 warga sipil dilepaskan oleh pihaknya.

(Baca Juga : Disambut Tangis, Ternyata Almarhum Fais Saputra Korban KKB Baru 3 Pekan ke Papua)

Sebelumnya, korban penembakan oleh KKB atas nama Jonny Arung asal Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan, dipastikan selamat dari pembantaian di Nduga, Papua.

Pihak keluarga mengaku merasa lega karena sebelumnya mendapat kabar Jonny tewas akibat penyerangan itu. Jonny pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

(Baca Juga : Keluarga Lega, Jonny Arung Selamat dari Pembantaian KKB Papua)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini