nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bengkulu Kembali Diguncang Gempa, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Demon Fajri, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 20:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 09 340 1988934 bengkulu-kembali-diguncang-gempa-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-iiNjt4Es1m.jpg Gempa Bumi (Foto: Okezone)

BENGKULU - Gempa tektonik berkekuatan 3,6 Skala Richter (SR) mengguncang Barat Daya Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Minggu (9/12/2018), sekira pukul 19.14 WIB.

Gempa di Ipuh, Mukomuko itu berada di koordinat episenter 3.57 Lintang Selatan (LS) dan 100.68 Bujur Timur (BT) atau berjarak 109 kilometer (KM) Barat Daya Ipuh Kabupaten Mukomuko, dengan kedalaman 25 km. Meskipun demikian, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

PMG Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Sabar Ardiansyah mengatakan, sejak awal Desember di Provinsi Bengkulu, telah terjadi sebanyak 8 kali gempa. Di mana tiga kali gempa cukup dirasakan masyarakat Bengkulu. Yakni, pada Jumat 7 Desember 2018, yang berpusat di Bengkulu Utara, berkekuatan 4,2 SR . Lalu, Sabtu 8 Desember 2018, berkekuatan 5,0 SR yang berpusat di Kota Bengkulu dan Minggu 9 Desember 2018, yang berpusat di Bengkulu Utara, berkekuatan 5,1 SR.

Baca Juga: Bengkulu Diguncang Gempa 5,0 SR, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Bengkulu

Sementara, lima kali gempa lainnya terjadi pada Sabtu 1 Desember 2018, sebanyak 2 kali gempa yang berpusat pada Bengkulu Utara dan Mukomuko. Kemudian, pada Minggu 2 Desember 2018, sebanyak 2 kali gempa yang berpusat di Bengkulu Utara dan terakhir pada Minggu (9/12/2018), malam ini. Di mana lima gempa tersebut rata-rata berkekuatan dari 3,5 SR hingga 3,9 SR.

''Pada Bulan ini (Desember) Bengkulu sudah terjadi delapan kali gempa, termasuk pada malam ini. Tiga kali gempa dirasakan oleh masyarakat Bengkulu. Gempa malam ini tidak berpotensi tsunami,'' kata Sabar, saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (9/12/21018).

Gempa di wilayah Mukomuko, sampai Sabar, disebabkan penyusupan Lempeng Indo-Australia di bawah Eurasia yang berada di bawah pulau Sumatera. Meskipun demikian, imbau Sabar, masyarakat di Provinsi Bengkulu diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khususnya, masyarakat di daerah pesisir Barat Sumatera.

''Kami mengimbau agar masyarakat tidak terpancing isu. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada, sebab gempa tidak tahu kapan akan terjadi begitu juga dengan besaran gempa,'' pungkas Sabar.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini