Koalisi Prabowo-Sandi Minta Bawaslu Awasi DPT

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 22:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 10 605 1989436 koalisi-prabowo-sandi-minta-bawaslu-awasi-dpt-2yw0xP4sqN.jpg Bawaslu (Foto: Harits/Okezone)

JAKARTA - Usai melakukan pertemuan dengan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sekjen Para Sekretaris Jenderal Koalisi Adil dan Makmur, Prabowo-Sandi mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kedatang kali ini berbincang terkait permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan ditetapkan 15 Desember 2018.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan jika pertemuan dengan anggota komisioner lantaran berharap peran dari Bawaslu dapat mengawasi terkait isu DPT.

“Beberapa hari ke depan ini KPU akan melalukan pleno menetapkan DPT menjadi DPT tetap karena hanya satu, dua dan selama ini enggak tetap terus. Masih ada waktu dan karena itu kami berdialog dengan Bawaslu,” kata Hinca usai berdialog di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Baca Juga: Berencana Pindah Markas, Bukti Prabowo-Sandi Gagal Bangun Kekuatan di Jakarta

Bawaslu

Hinca memaparkan bila pada untuk Pilpres 201 masih ada 31 juta warga yang memiliki hak pilih tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

"Hal yang paling utama adalah bagaimana agar pemilu ini terutama pemilu semuanya merasakan nyaman riang dan gembira, terutama juga terakhir kali tentang 31 juta DPT yang diajkukan oleh Kemendagri lewat Disdukcapil.

Oleh karenanya, Hinca berharap baik seluruh parpol peserta pemilu, lalu KPU dan Bawaslu dapat duduk bersama untuk membahas permasalahan DPT tersebut.

“Ujung dari semua itu, agar semuanya enak terlegitmasi baik KPU sebagai penyelenggara pemilu maupun parpol peserta pemilu duduk bersama," tukasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini