nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Tahan Pelaku Penjual Blangko E-KTP di Lampung

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 11 Desember 2018 13:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 11 340 1989655 polda-tahan-pelaku-penjual-blangko-e-ktp-di-lampung-7ql1XCodPq.jpg Blanko E-KTP (Okezone)

JAKARTA - Polda Metro Jaya telah menangkap NID (37) pelaku penjual 10 keping blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). NID merupakan anak mantan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, NID tertangkap pada Senin 10 Desember 2018 dan langsung ditahan terhitung mulai hari ini.

 Baca juga: Mendagri: Penjual KTP Elektronik Online Tidak Ngaruh ke Database Kependudukan

"Kemarin tanggal 10 Desember 2018 kita sudah menangkap pelakunya di Lampung Inisial NID dan kemudian dia memang anaknya daripada pegawai Dukcapil di Lampung sana," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (11/12/2018).

 https://img-z.okeinfo.net/library/images/2018/06/26/mzp2vgl6cwqdh4raj7mt_20670.jpg

Argo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki terkait motif NID yang menjual blangko e-KTP secara online itu. Adapun pelaku sendiri menjual 10 keping blangko dengan harga Rp50 ribu per keping.

"Jadi dia udah sempat menyebarkan 10 eksemplar dan di harga satunya Rp50 ribu dan sekarang masih ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya," ungkapnya.

 Baca juga: KTP-EL Ditemukan Tercecer, Fadli Zon Sambut Baik Wacana Pembentukan Pansus

Terkait perbuatannya itu, NID dikenakan Undang-Undang ITE serta Undang-Undang Administrasi Kependudukan.

Sebelumnya Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berhasil mengungkap pelaku jual beli blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) secara online.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, pelaku penjualan blangko e-KTP tersebut dilakukan oleh anak mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tulang Bawang

 Baca juga: Usut E-KTP Tercecer di Duren Sawit, Polisi Periksa 10 Saksi

Saat dihubungi kata Zudan, penjual mengaku mengambil blangko tersebut dari ayahnya sebanyak 10 keping dan dijual melalui toko online.

"Bapaknya enggak tahu jadi tim kita sudah menemui bapaknya sudah menemui anaknya. Jadi masalahnya clear tidak ada sistem yang dijebol tidak ada yang terganggu ini tindak pidana biasa dan ini sudah tertangani tiga hari kami bisa mengungkap itu," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini