nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI-Polri Kembali Temukan 10 Pekerja di Nduga

Saldi Hermanto, Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 16:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 13 340 1990826 tni-polri-kembali-temukan-10-pekerja-di-nduga-ecokdUaM2q.jpg Korban KKB di Papua (Foto: Saldi Hermanto/Okezone)

TIMIKA - Satgas gabungan TNI-Polri kembali menemukan 10 orang pekerja dari Distrik Koroptak, Kabupaten Nduga, Papua. 10 pekerja yang mengerjakan gedung SD Koroptak ini terpaksa sembunyi ke hutan setelah mendengar informasi terkait ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi.

Berdasarkan penuturan salah satu pekerja, mereka diamankan oleh warga dari Distrik Yal. Di mana, setelah mendapatkan informasi terkait kejadian di Distrik Yigi pada 1 Desember 2018, keesokan harinya, Minggu, 2 Desember 2018, mereka dibawa lari untuk mengamankan diri ke dalam hutan oleh warga Distrik Yal.

 Baca juga: Organisasi Papua Merdeka, Apa dan Siapa Mereka?

Kemudian pada sore harinya mereka dibawa ke rumah Kepala Kampung Yal, Yelen Gwijangge. Dan dari Distrik Yal, mereka dibawa kembali ke Distrik Koroptak untuk disembunyikan.

Selanjutnya pada Senin, 3 Desember 2018, mereka kemudian berjalan kaki dan singgah pada salah satu Honai (rumah penduduk asli masyarakat pegunungan tengah Papua) untuk menginap selama tiga hari. Kemudian pada Rabu, 5 Desember 2018, warga kembali membawa lari mereka ke Distrik Yal. Namun mereka tidak sempat tiba di perkampungan Distrik Yal, hanya sampai dibawah salah satu gunung yang berada di Distrik Yal.

Pada hari Minggu, 9 Desember 2018, mereka dibawa kembali ke Distrik Koroptak karena mendapatkan informasi melalui radio SSB bahwa Kepala Kampung Yal dan Wakil Ketua I DPRD Nduga, Alimi Gwijangge akan mengevakuasi mereka ke Kenyam, Ibukota Kabupaten Nduga.

 Baca juga: Istana: KKB Tidak Ingin Rakyat Papua Sejahtera

Setelah menunggu di Distrik Koroptak selama beberapa hari, akhirnya pada Rabu, 12 Desember 2018 mereka dijemput dari Distrik Koroptak menuju Kenyam dengan menggunakan helikopter bell milik PT Intan Angkasa, kemudian diarahkan menuju Mapolsek Kenyam.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, hingga Kamis (13/12/2018), sudah ada sekitar 35 pekerja yang diamankan pasca-peristiwa pembunuhan pekerja PT Istaka Karya di bukit Kabo dan penyerangan Pos TNI di Distrik Mbua.

"Sampai hari Kamis tanggal 13 Desember 2018, pekerja yang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat sebanyak 35 orang, dan korban selamat ini di luar karyawan PT Istaka Karya, yang bekerja membangun beberapa bangunan seperti balai desa, gedung sekolah dan perumahan sosial di beberapa distrik yang ada di Kabupaten Nduga," kata Kamal dalam keterangan persnya yang diterima Okezone di Timika, Kabupaten Mimika, Papua.

 Baca juga: Waspadai Keterlibatan Asing di Balik Ulah Kelompok Bersenjata Papua

Hingga kini, satgas gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pencarian terhadap para korban yang berada di beberapa distrik berdekatan Distrik Yigi, Mbua dan Yal.

"Personel gabungan TNI/Polri akan terus melakukan pencarian para korban pekerja yang berada di beberapa distrik yang ada di Kabupaten Nduga," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini