nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wali Kota Gorontalo Tingkatkan Mutu SDM Melalui Sektor Pendidikan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 16:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 13 340 1990870 wali-kota-gorontalo-tingkatkan-mutu-sdm-melalui-sektor-pendidikan-cMRRGwa2SN.jpg Walikota Gorontalo, Marten Taha saat mengunjungi Redaksi Okezone (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Wali Kota Gorontalo Marten Taha mengatakan, pihaknya sedang fokus mengembangkan bidang pendidikan di wilayahnya. Menurutnya, mutu pendidikan sumber daya manusia (SDM) di sana harus dipoles agar bisa bersaing dengan daerah lain.

"Tidak ada cara lain, harus melalui jalur pendidikan. Karena akan menciptakan manuasia yang cerdas, berintegritas. Sektor pendidikan adalah urusan wajib. Wajib melalui pelayanan masyarakat dan non masyarakat," kata Marten saat mengunjungi redaksi Okezone di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018).

Marten menyebut dalam memajukan pendidikan di daerahnya dibutuhkan pembenahan diberbagai sektor. Namun, karena adanya pendekatan yang baik dengan seluruh jajaran, sehingga hal itu tidak menjadi masalah.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya telah berhasil menggratiskan sekolah dari mulai tingkat dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sehingga, makin banyak masyarakat yang sudah merasakan bangku pendidikan.

"Banyak anak-anak yang tidak bisa sekolah karena mereka tidak bisa akses. Anak-anak yang usia sekolah itu disebabkan karena tidak bisa, karena mahal, banyak orang-orang tidak bisa mengakses. Mulai dari masuk sekolah dasar sampai SMA," kata dia.

Wali KOta Gorontalo

Baca Juga: Terhambat Longsor, Bantuan dari Gorontalo Tak Kunjung Tiba di Palu

Marten menerangkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Di antaranya dengan membangun sekolah serta meningkatkan taraf hidup guru.

"Pertama kita buka ases pendidikan. Anak-anak yang putus sekolah kita bebas dari biaya. Karena yang kita tanggung hanya biaya personal. Mereka ini benar-benar tidak mampu. Sehingga mereka bisa mendapatkan ijazah," ujarnya.

Ia menjelasksn, ada beberapa kendala untuk mewujudkan visi tersebut. Namun, dirinya tak patah semangat untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada.

"Tata kelola ada kaitannya dengan mutu. Lulusan tiga terakhir dapat diterima di UI dan ITB. Apa yang saya lakukan dapat memberikan dampak positif," pungkasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini