nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Parahyangan Future Leader 2018: Kembangkan Kepemimpinan lewat Kreativitas

Hessy Trishandiani, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 08:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 13 65 1990770 parahyangan-future-leader-2018-kembangkan-kepemimpinan-lewat-kreativitas-g99p9YseCD.jpg Parahyangan Future Leader 2018 (Foto: Dok. Unpar)

LEMBAGA Kepresidenan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (LKM Unpar) kembali menyelenggarakan ajang kepemimpinan bertajuk Parahyangan Future Leader (PFL). Di tahun ketiganya ini, PFL mengundang insan muda Parahyangan untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan serta mengasah kreativitas dan inovasi mereka.

Kegiatan latihan dasar kepemimpinan PFL sebagai tahap pertama diadakan di Mountain Spring Resort, Lembang, pada Sabtu hingga Minggu, 24 dan 25 November lalu. “(Peserta) kita mencapai 57 peserta, mayoritas (dari angkatan) 2018 dan 2017,” kata Fitrie Zafira Rizal ketua pelaksana PFL, dalam wawancara dengan Tim Publikasi pada akhir November 2018. Melalui kegiatan latihan dasar kepemimpinan (LDK) ini, para peserta berkesempatan mengasah kepemimpinan lewat pemaparan materi serta dinamika dalam kelompok.

Fira menjelaskan, ada tiga materi utama yang disampaikan melalui program PFL yang dibawakan oleh tiga narasumber yang kompeten. Pertama, materi komunikasi yang disampaikan oleh motivator Aqua Dwipayana. Kemudian, founder Upnormal yang juga alumnus Unpar, Rex Marindo, berbagi pengalamannya dalam mengoptimalkan time management. Terakhir adalah Trivet Sembel, co-founder dari Proud Media Group yang mendorong peserta untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Program kerja kreatif

Ada pun keluaran utama dari keikutsertaan peserta PFL adalah perancangan suatu program kerja (proker). Dalam kegiatan LDK, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok, yang akan merancang suatu proker bagi mahasiswa Unpar. Menariknya, panitia PFL tidak membatasi bentuk proker tersebut. “Justru kita bebasin untuk para peserta,” ungkap Fira. “Di sini kita melihat kreativitas dari mahasiswa-mahasiswa Unpar sendiri,” tambahnya.

Tahap berikutnya dari PFL adalah Seminar dan Eliminasi yang akan diselenggarakan pada Februari 2019 mendatang. Dalam kegiatan seminar ini, para kelompok mempresentasikan rencana program kerja yang telah mereka rancang sejak akhir kegiatan LDK PFL. “Setelah seminar, akan dipilih tiga kelompok terbaik,” tutur Fira, “Mereka akan merealisasikan prokernya.”

Melalui PFL, mahasiswa ditantang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang didasari oleh semangat kreativitas dan inovasi, bukan melulu soal kedisiplinan dan ketegasan semata. “Semoga kegiatan kemarin bermanfaat, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa Unpar semakin meningkat,” harap Fira.

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini