nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesta Seks di Yogyakarta, Polisi Sita Kondom dan Lingerie

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 10:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 14 510 1991138 pesta-seks-di-yogyakarta-polisi-sita-kondom-dan-lingerie-J2FjPBDmGy.jpg Foto Ilustrasi Okezone

SLEMAN - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menangkap 12 orang laki-laki dan perempuan, karena mengadakan pesta seks di sebuah homestay kawasan Jalan Nusa Indah Condong Catur Depok Sleman, pada Selasa 11 Desember 2018.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Kombes Polisi Hadi Utomo mengungkap pihaknya melakukan penggerebekan setelah melakukan penelusuran melalui media sosial pada 11 Desember 2018 lalu. Lalu diketahui ada akun yang kemudian menawarkan untuk siapa yang tertarik mengikuti pesta seks tersebut.

“Beberapa orang dan ada persetubuhan yang dilakukan dua orang kemudian ditonton orang lain dalam satu kamar,” kata Hadi pada wartawan di Mapolda DIY, Kamis 13 Desember 2018.

 (Baca juga: Skema Pesta Seks di Yogyakarta, Satu Pasangan Bercinta yang Lain Nonton)

Dari kamar tersebut, kata dia, pihaknya menyita beberapa barang bukti yang mengindikasikan adanya pesta seks yakni alat kontrasepsi (kondom), lingerie, pakaian dalam perempuan hingga telefon genggam dan uang tunai.

“Empat pasang yang kami amankan diketahui merupakan pasangan suami istri sementara dua lainnya bukan. Namun kami belum tetapkan tersangka,” tuturnya.

 psk

Saat diamankan, diketahui satu pasang yang merupakan suami istri sedang melakukan hubungan persetubuhan di mana pasangan lainnya sedang menyaksikan. “Kami masih lakukan pendalaman, apakah benar hanya menyaksikan atau mereka melakukan hal lain, namun kami temukan uang dan handphone yang ada Whatsapp Grup sedikit membuktikan adanya pasal perdagangan manusia,” tandasnya.

Dari pengakuan para pelaku tersebut, polisi mendapatkan fakta bahwa mereka membayar untuk bisa ikut dalam acara tersebut. Namun begitu, polisi belum bersedia menyebutkan berapa nominal uang yang harus dibayarkan untuk bisa mengikuti kegiatan terlarang tersebut.

 (Baca juga: Ini Tarif yang Harus Dibayar Penonton Pesta Seks di Yogyakarta)

“Rata-rata usia mereka sudah 35 tahun dan seluruhnya warga Yogyakarta, kami temukan barang bukti uang Rp1,5 juta. Kami akan telusuri lebih dalam berapa mereka harus membayar pada penyelenggara. Namun jelas ada indikasi pelanggaran perbuatan persetubuhan dan membiarkan terjadinya perbuatan cabul serta dugaan perdagangan orang,” pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini