nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Networking Ala Generasi Milenial

Sabtu 15 Desember 2018 07:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 14 65 1991191 cara-networking-ala-generasi-milenial-Gg7Yu6YMnf.jpeg Milenial (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Selama ini, kita selalu berpikir bahwa networking harus dilakukan untuk memberikan keuntungan dalam karir. Ada nada keterpaksaan untuk melakukan networking. Sehingga kita merasa harus mendapatkan ‘sesuatu’ dari setelah pulang dari acara berjejaring.

Padahal, networking bisa dilakukan dengan cara yang lebih alami. Kita tidak harus selalu menyisipkan maksud tersembunyi jika ingin menjalin pertemanan yang tulus. Anda bisa belajar cara berjejaring ala generasi millennial seperti disarikan dari laman Qerja.com berikut ini:

Baca Juga: 7 Tanda Orang Pintar, Ternyata Semuanya Tidak Disadari

Networking Kapan Saja, Di Mana Saja

Berbagai acara networking seperti gala dinner atau bermain golf bersama atasan memang baik buat menambah jejaring dan memperkuat hubungan dengan kolega yang sudah ada. Tetapi, Anda tidak harus selalu menunggu kegiatan seperti itu untuk memulai menjalin pertemanan baru.

Generasi millennial yang supel akan mencoba memperluas jaringan kapan saja, di mana saja. Mereka akan memulai obrolan tentang karir dan pekerjaan dengan orang lain saat menemani anak-anak play date, menjemput anak sekolah, di sela rapat RT di lingkungan perumahan, dan sebagainya. Teman mengobrol bisa jadi bukan orang yang menggeluti bidng kerja yang sama. Tapi, Anda tidak akan pernah tahu peluang apa yang bisa didapatkan dari jaringan baru ini.

Mencoba Mengenal dan Bertemu Banyak Orang

Anda bisa mencoba mengenal dan bertemu banyak orang dengan mengikuti berbagai acara sosial. Kegiatan tersebut tidak harus selalu terkait dengan pekerjaan. Anda bisa saja mengikuti kelas yoga di pusat kebugaran, mengikuti acara seminar parenting di sekolah anak, dan lain-lain.

milenial

Saat terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, generasi millennial akan mencoba berkenalan dengan salah seorang peserta. Mulai dari menyapa, obrolan ringan, hingga diskusi panjang. Walaupun akhirnya pembicaraan tersebut tidak berujung pada pekerjaan, toh tidak ada salahnya mendapatkan teman baru.

Follow Up Media Sosial Setelah Acara Networking

Saat bertemu seseorang di sebuah acara networking, Anda dan kolega baru biasanya akan bertukar kartu nama. Tetapi, apa artinya obrolan selama acara dan kartu nama jika tidak ditindaklanjuti? Generasi millennial biasanya lebih agresif dan akan langsung mencoba terhubung dengan kenalan baru melalui berbagai platform media sosial.

Jika Anda dan kolega baru bertemu di acara berjejaring resmi, cobalah terhubung lewat LinkedIn, atau follow akun Twitter teman untuk membaca kultwit atau status menarik lainnya. Kalau bertemu kawan baru di sebuah kegiatan yang lebih santai seperti makan malam dengan tim di kafe, Anda bisa mengajukan pertemanan di Facebook atau Instagram. Bila ragu untuk menjalin hubungan di media sosial, Anda bisa bertanya dulu secara langsung atau melalui email.

Mencari Mentor

Networking bukan sekadar mencari teman baru untuk memperluas jaringan, tetapi juga tentang memperkuat hubungan dengan kolega yang sudah dikenal. Generasi millennial akan memilih salah seorang di dalam jaringan untuk menjadi mentor dalam karir.

Anda bisa belajar banyak dari seorang mentor tentang bagaimana cara menaiki tangga karir dan mencapai kesuksesan. Mentor dapat membantu Anda dengan memberi pertimbangan tawaran kerja atau meninggalkan sebuah pekerjaan, negosiasi gaji, dan serba-serbi karir lainnya.

Menjalin Pertemanan di Tempat Kerja

Rekan kerja Anda bukan orang yang hanya akan terhubung untuk urusan pekerjaan saja. Anda bisa memperdalam hubungan dengan menjalin pertemanan lebih erat dengannya. Generasi Millennial akan memperkuat hubungan dengan teman sekantor dengan makan siang bersama, karaoke atau nongkrong di kafe selepas pulang kerja, hingga memberikan hadiah ulang tahun berkesan.

milenal

Pertemanan yang erat dengan rekan kerja akan memberikan keuntungan di masa mendatang. Anda dan rekan kerja mungkin tidak akan berada satu kantor selamanya. Ketika berpisah di kemudian hari, mungkin ia akan membuka peluang karir baru untuk Anda.

Sering Menolong Orang Lain

Sekali lagi, memperkuat hubungan di dalam jaringan itu penting. Cara generasi millennial memperkuat jaringan bukan hanya dengan mengadakan pertemuan, mengobrol, berdiskusi, dan lain sebagainya.

Anda bisa juga membantu seorang teman untuk mendapat pekerjaan baru. Dengan merekomendasikan kawan yang memiliki talenta kepada kolega yang mencari tenaga kerja, Anda bisa memperkuat hubungan dengan kedua belah pihak.

Jadi, bersiaplah untuk membuka diri untuk mendapat teman baru, memperluas dan memperkuat jaringan. Jangan harapkan mendapat keuntungan sekarang. Anda bisa mendapat buah manis dari networking di masa mendatang, di saat yang tidak terduga.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini