nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhan: Tukang Parkir Pengeroyok Anggota TNI Harus Dihukum Berat

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 16 Desember 2018 09:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 16 337 1991938 menhan-pengeroyok-anggota-tni-harus-dihukum-berat-bPt2qfK4tR.jpg Menhan RI, Ryamizard Ryacudu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu turut angkat bicara terkait insiden pengeroyokan terhadap anggota TNI oleh gerombolan tukang parkir di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Buntut dari peristiwa ini ialah pembakaran dan perusakan terhadap Mapolsek Ciracas oleh sekelompok orang.

Ryamizard melihat tentara yang dikeroyok oleh juru parkir sudah mengalah karena kepalanya tersenggol setang motor. Saat ditegur, gerombolan tukang parkir itu bukannya meminta maaf malah emosi hingga bertindak arogan.

Pengeroyok TNI

"Saya lihat tentaranya sudah ngalah, menghormati, kepalanya kesenggol. Dia negur malah premannya marah-marah," kata Ryamizard di Kantor Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (16/12/2018).

 TKP Polsek Ciracas

Ia menegaskan, siapapun yang berani melawan aparat hukum harus mendapat hukuman berat, termasuk kawanan tukang parkir tersebut.

"Melawan aparat itu ada hukumannya, enggak boleh seenaknya. Kalau dia sudah berani melawan polisi, berani melawan tentara, apalagi orang-orang kecil, dipites sekali sama dia. Itu enggak boleh terjadi. Harus hukumannya berat," tegas dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini