nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hantam Polisi Pakai Balok, Pencuri Motor Berjimat Tewas Didor

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 23:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 21 609 1994548 hantam-polisi-pakai-balok-pencuri-motor-berjimat-tewas-didor-xG8sExKPEz.jpg Polisi menunjukan sejumlah barang bukti pelaku curanmor (Foto: Herman Amiruddin)

GOWA - Residivis pencuri sepeda motor AM alias Makka (23), warga Desa Mallasoro Kecamatan, Bangkala-Jeneponto, terpaksa ditembak mati oleh Tim Anti-Bandit Polres Gowa.

Hal tersebut dilakukan Tim Anti-Bandit Polres Gowa sebagai tindakan tegas terhadap pelaku. Sebab, saat pelaku akan dibawa untuk pengembangan ke wilayah Barombong, pelaku memukul anggota dengan balok kayu.

Kepala Tim Anti-Bandit Polres Gowa Ipda Ardian Dirgantara mengatakan pelaku telah melakukan aksinya beberapa kali di wilayah hukum Polres Gowa, sehingga petugas pun membawa pelaku untuk dilakukan pengembangan.

"Saat dilakukan pengembangan, pelaku menyerang petugas. Sehingga secara spontan kami memberi tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki dan punggung bagian belakang pelaku, yang kemudian dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit," kata Ipda Ardian Dirgantara di RS Bhayangkara, Jumat (21/12/2018).

(Baca Juga: Komplotan Curanmor "Cairan Setan" di Bandung Berhasil Ditangkap)

Ilustrasi

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Tambuna menyebutkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku di antaranya ada sebuah benda yang dikatakan jimat yang diduga digunakan saat beraksi.

"Iya di antara barang bukti memang ada diduga berupa jimat," ungkap Tambunan kepada Okezone.

Pelaku, kata Tambunan, ditangkap Kamis 20 Desemeber 2018 pukul 08.30 Wita di Perum BTN Andi Tonro Permai, Somba Opu, Gowa.

Selain Makka, polisi juga menangkap rekannya yakni YNR (21), buruh bangunan, warga Desa Mallasoro Kecamatan Bangkala-Jeneponto.

Tim Anti-Bandit Polres Gowa akan terus melakukan pengembangan terhadap pelaku YNR yang merupakan salah satu sindikat almarhum yang masih hidup.

"Modus para pelaku mencari dan tentukan sasarannya. Saat mau beraksi mereka meggunakan kunci T dan langsung mengambil motor dan jual ke penadah di Kabupaten Jeneponto," jelas Tambunan.

(Baca Juga: Jemput Istri ke Puskesmas, Motor Pegawai DPRD Jambi Raib Digondol Maling)

Adapun pelaku YNR kini dijerat dengan Pasal 363 KUHP jo Pasal 55 KUHP jo Pasal 64 KUHP tentang Curanmor yang dilakukan secara bersama-sama dan berulang.

Sementara nama-nama korbannya, yakni Roy Abduk Razak (56), wiraswasta, Isa (41), ibu rumah tangga, Riswandi (24), swasta, H.Juwana (62), swasta dan Nur Sabaria (39), honorer.

Barang bukti yang diamankan unit roda dua terdiri dari Yamaha Fino, 1 unit Ninja hitam milik pelaku, 1 unit Mio J, 1 unit kunci letter T, 1 anak kunci letter T, 1 buah tas sandang, 1 unit HP Maxtron,1 buah dompet, 1 balok kayu yang digunakan pelaku untuk serang anggota Tim Anti-Bandit.

Selanjutnya, 1 unit jam tangan, 3 kartu ATM BRI dan Mandiri, beberapa bentuk jimat 1 lembar STNK.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini