nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Liburan ke Tanjung Lesung, Keluarga asal Kulonprogo Jadi Korban Tsunami

Kuntadi, Jurnalis · Senin 24 Desember 2018 12:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 24 510 1995390 liburan-ke-tanjung-lesung-keluarga-asal-kulonprogo-jadi-korban-tsunami-DoFNq21asj.JPG Rumah keluarga asal Kulonprogo korban tsunami di Banten (Foto: Kuntadi/Okezone)

KULONPROGO – Satu keluarga di Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta menjadi korban tsunami yang melanda pesisir Kabupaten Serang, Banten pada Sabtu malam lalu. Satu orang meninggal dunia, tiga mengalami luka dan sedang dirawat di rumah sakit, sedangkan dua orang lainnya berhasil selamat.

Musibah ini menimpa keluarga besar Almarhum Kamisan, yang tinggal di Seworan Desa Triharjo, Kecamatan Wates Kulonprogo. Musibah ini merenggut nyawa Isti Widiasih (73). Anaknya Puji Astuti serta menantunya Arif Roikhan dan cucunya Fathatul Khanufa Jikan (luka-luka).

Puji Astuti baru saja menjalani operasi limpa dan masih berada di ruang ICU. Sedangkan suainya Arif mengalami luka pada kepala akibat benturan, begitu juga dengan Khanufa yang juga mengalami sakit pada kakinya tidak bisa digerakkan.

Sedangkan dua cucunya yang lain M Ardhi Darmogo dan Hafiz Cahya Romadhon selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Tsunami Banten

"Ibu saya yang meninggal, dan baru bisa diidentifikasi pagi tadi," jelas Medi Santoso, anak dari korban di rumahnya, Seworan, Wates, Senin (24/12/2018).

Menurutnya, musibah ini berawal saat anaknya yang pertama datang ke Seworan dan mengajak adiknya (Ardhi) untuk berlibur di sana. Kebetulan di Serang ada beberapa saudara yang tinggal. Salah satuya, Puji Astuti yang bekerja di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Serang.

Saat itulah kantornya sedang ada gathering dan berlibur di Pantai Tanjung Lesung dengan membooking hotel di sana. Hingga akhirnya bencana tiba dan menghempaskan satu keluarga besar ini.

Rumah keluarga di Kulonprogo

“Keluarga di sini awalnya cukup kesulitan menghubungi di sana, karena akses komunikasi terputus. Hingga ada keluarga lain mencari ke sana dan menemukan keluarga kami,” tuturnya.

Terakhir pada Minggu siang, keluarga ini masih belum menemukan ibunya. Namun setelah dilakukan pengecekan dipastikan salah satu korban meninggal adalah Esti Widiasih. Namun proses ientifikasi baru diketahui pagi tadi.

“Sekarang jenazah dalam perjalanan dan akan langsung dimakamkan di TPU Jogobayan, Seworan,” jelas Sigit Susetya, menantu dari almarhumah Esti.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini