nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keberadaan Putri Penguasa Dubai yang Hilang Misterius Akhirnya Terungkap

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 25 Desember 2018 17:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 25 18 1995817 keberadaan-putri-penguasa-dubai-yang-hilang-misterius-akhirnya-terungkap-MRyMH5RbFR.jpg Sheikha Latifa. (Foto: BBC)

DUBAI – Teka-teki mengenai keberadaan putri penguasa Uni Emirat Arab (UEA), Sheikha Latifa binti Mohammed al-Maktoum yang dikabarkan hilang akhirnya terjawab setelah Dubai mengatakan bahwa dia saat ini berada di rumah dan hidup bersama dengan keluarganya.

Kabar mengenai keberadaan Sheikha Latifa itu disampaikan menjawab desakan dari organisasi hak-hak asasi manusia yang meminta Dubai untuk mengungkap keberadaan sang putri menyusul laporan dari media-media internasional yang menyebutkan bahwa perempuan berusia 33 tahun dipaksa untuk kembali ke UEA setelah melarikan diri dari negara Teluk itu.

BACA JUGA: Teka-Teki Putri Penguasa Dubai yang Hilang Setelah Berupaya Kabur

"Atas permintaan keluarga, pada 15 Desember 2018, Mary Robinson, mantan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia dan mantan Presiden Irlandia, bertemu dengan Yang Mulia Sheikha Latifa di Dubai," demikian pernyataan dari Kementerian Luar Negeri UEA yang dilansir Reuters, Selasa (25/12/2018).

“Foto-foto yang diambil pada sore hari yang mereka habiskan bersama telah dibagikan, dengan persetujuan mereka. Selama kunjungannya ke Dubai, Mary Robinson diyakinkan bahwa Yang Mulia Sheikha Latifa menerima perawatan dan dukungan yang diperlukan yang dia butuhkan. ”

Sheikha Latifa binti Mohammed al-Maktoum bersama dengan Mantan Komisaris PBB untuk HAM, Mary Robinson. (Foto: AP)

Lebih lanjut, pernyataan itu menyebutkan bahwa: "Komunike menanggapi dan membantah tuduhan palsu dan memberikan bukti bahwa Yang Mulia Sheikha Latifa ada di rumah dan tinggal bersama keluarganya di Dubai."

BACA JUGA: Mantan Mata-Mata Prancis Ungkap Kisah di Balik Pelarian Putri Dubai yang Hilang Misterius

Kementerian luar negeri UEA mengatakan bahwa Misi UEA di Jenewa telah menyampaikan pernyataan tersebut kepada Kantor Prosedur Khusus di Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.

Sejak April lalu, ramai diberitakan bahwa Sheikha Latifa telah melarikan diri dari Dubai untuk menghindari kekangan keluarganya. Namun, dia dikabarkan tertangkap, dipaksa kembali ke UEA dan sejak saat itu tidak diketahui kabar mau pun keberadaannya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini