nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Malam Natal, Warga Blora Kebanjiran

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 25 Desember 2018 00:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 25 512 1995599 malam-natal-warga-blora-kebanjiran-nIOcPxIUqp.jpg Banjir di Blora, Jawa Tengah (foto: Taufik Budi)

BLORA – Permukiman warga Blora terendam banjir setinggi 60 sentimeter setelah hujan deras mengguyur. Akibatnya, aktivitas warga yang hendak merayakan Natal terganggung karena harus menerobos genangan air bercampur lumpur.

Banjir melanda rumah-rumah warga di Desa Pelem Kecamatan Blora. Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Jepon dan Blora mengakibatkan sungai di Desa Pelem tidak mampu menahan debit air. Dalam waktu singkat air melimpas hingga masuk ke permukiman.

(Baca Juga: Gelar Misa Malam Natal, Jemaat Katedral Jakarta Turut Doakan Korban Tsunami) 

“Banjir bermula dari hujan dengan intensitas lebat dengan durasi yang lama hingga mengakibatkan sungai tidak mampu menahan debit air hujan. Banjir ketinggian bervariasi antara 50-60 sentimeter,” kata Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Agung Tri, Senin (24/12/2018).

Banjir di Blora, Jawa Tengah (Taufik Budi)	Banjir di Blora, Jawa Tengah (Taufik Budi) 

Banjir merendam rumah-rumah warga di RW 1-4. Warga pun harus bergerak cepat untuk menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi agar tak terendam atau terbawa banjir. Petugas BPBD diterjunkan ke lokasi untuk memantau sekaligus membantu korban banjir.

“Untuk saat ini kondisi banjir sudah mulai surut. Masyarakat membersihkan rumah swadaya mandiri dan lalu lintas normal. Tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

(Baca Juga: Misa Natal, Umat Kristiani Semarang Doakan Korban Tsunami Banten dan Lampung) 

Plt Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Blora, Free Bayu Alamanda, menambahkan, warga yang tinggal di sekitar sungai untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki musim hujan saat ini. Selain itu, intensitas hujan yang terus meningkat juga berpotensi mengakibatkan lngsor di daerah perbukitan.

“Warga perlu mewaspadai potensi genangan banjir perkotaan,banjir bandang, banjir luapan Bengawan Solo. Termasuk ancaman longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor,” tandasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini