nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI AU Sebut Pelaku Penembakan dan Letkol Dono Tak Saling Kenal

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 13:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 26 338 1996096 tni-au-sebut-pelaku-penembakan-dan-letkol-dono-tak-saling-kenal-ldFNc968db.jpg Konpers penembakan Anggota TNI (Foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Pihak TNI AU memastikan bahwa Oknum TNI AU Serda Jhoni Risdianto tidak saling kenal dengan anggota Polisi Militer Angkatan Darat Letkol CPM Dono Kuspriyanto sebelum kejadian penembakan di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur.

Serda Jhoni sendiri menghabisi nyawa Letkol Dono dengan menghempaskan dua peluru tajam ke bagian pelipis dan tubuh korban. Kejadian itu menyebabkan, Letkol Dono tewas seketika di tempat kejadian perkara.

 Baca juga: Pelaku Penembakan Letkol Dono di Jatinegara Dalam Keadaan Mabuk

"Sudah membuka HP (pelaku) tidak ada satu pun call atau pesan yang berhubungan dengan korban. Jadi dapat kami simpulkan antara tersangka dan korban tidak saling mengenal," kata Kasubdispenum AU, Letkol (sus) Muhammad Yuris dalam jumpa pers di Kodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (26/12/2018).

 TKP Penembakan di Jatinegara

Sementara itu, Yuris belum bisa merinci secara detail seluruh rangkaian peristiwa itu bermula. Misalnya, seperti dari mana dan tujuan para pelaku dan korban itu sebelum terjadinya insiden penembakan itu.

 Baca juga: Oknum TNI AU Tembak Letkol Dono Sebanyak Enam Kali

"Sedang didalami nanti kami sampaikan lebih lanjut," ujar Yuris.

Pelaku penembakan Serda Jhoni Risdianto sendiri kini sudah ditangkap dan ditahan oleh Polisi Militer TNI AU. Kejadian itu sendiri diduga kuat dipicu oleh hal sepele, yakni, senggolan kendaraan korban dan pelaku.

 Baca juga: Penembakan Letkol Dono, Suara Tembakan Terdengar 4 Kali Tapi 9 Peluru Ditemukan di Lokasi

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui dalam keadaan mabuk. Korban ditembak saat sedang mengendarai mobil berpelat dinas TNI AD di jalur Busway.

Dalam peristiwa itu, pelaku menembak korban sebanyak enam kali. Dua di bagian depan, lalu dua bagian belakang kendaraan, dan dua peluru tajam bersarang di pelipis dan perut korban.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini