nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangis Haru Pecah saat Jenazah Letkol Dono Masuk ke Liang Kubur

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 15:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 26 338 1996173 tangis-haru-pecah-saat-jenazah-lektol-dono-masuk-ke-liang-kubur-RpITeCuMUh.jpg Tangis haru pecah saat jenazah Letkol Dono dimasukkan ke lian kubur (Foto: Putra/Okezone)

BOGOR - Anggota TNI Letkot Cpm Dono Kuspriyanto yang menjadi korban penembakan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, dimakamkam secara militer di Taman Makam Bahagia Dreded, Kota Bogor, Jawa Barat.

Pantauan Okezone, jenazah Letkol Dono tiba di area Taman Makam Bahagia sekira pukul 13.00 WIB. Dengan peti yang dibalut bendera merah putih, jenazah Letkol Dono dimakamkan secara militer.

Tangis haru pecah usai jenazah Letkol Dono dimasukan ke liang kubur. Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto selaku inspektur upacara pun tidak kuasa menahan tangis atas kepergian prajuritnya.

"Ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa dan pengorbanan almarhum. Musibah ini sungguh sangat mengagetkan. Saya inspektur upacara dan atas nama teman sejawat almarhum mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya," ucap Rudi, sambil menangis, Rabu (26/12/2018).

(Baca Juga: Pelaku Penembakan Letkol Dono di Jatinegara Dalam Keadaan Mabuk)

Tidak hanya Danpuspomad, prosesi pemakaman Letkot Dono juga dihadiri oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Matyoto dan beberapa pejabat TNI. Prosesi pemakaman ini berjalan dengan hikmat.

Sebelumnya diberitakan, seorang perwira TNI Angkatan Darat meninggal dunia karena ditembak di kawasan Jatinegara tak jauh dari Rumah Sakit Hermina Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa malam, 25 Desember 2018, sekira pukul 23.00 WIB.

(Baca Juga: Suara Tembakan Terdengar 4 Kali Tapi 9 Peluru Ditemukan di Lokasi)

Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam Jaya) Kolonel Kristomei Sianturi menjelaskan, dugaan pelaku berada di bawah pengaruh alkohol. Hal ini lantaran, saat dilakukan penangkapan terduga masih dalam keadaan tidak normal.

"Dari kondisi terduga pelaku penangkapan dalam keadaan mabuk," kata Kristomei dalam jumpa pers di Kodam Jaya, Jakarta Timur. (aky)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini