Usai Tsunami, Permukiman di Labuan Banten Diterjang Banjir

Rasyid Ridho , Sindonews · Rabu 26 Desember 2018 10:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 26 340 1995999 usai-tsunami-permukiman-di-labuan-banten-diterjang-banjir-VNH7P7ggeE.jpg Banjir di Labuan, Pandeglang, Banten. (Foto: Rasyid Ridho/Okezone)

PANDEGLANG – Pascatsunami menerjang pesisir Banten, warga di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, dikagetkan dengan datangnya banjir setinggi 10 hingga 150 sentimeter (cm).

Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat mengatakan, banjir disebabkan curah hujan tinggi sejak Selasa malam dan ditambah air laut naik hingga permukiman warga.

"Benar banjir. Air mulai masuk ke permukiman sejak dini hari tadi di beberapa titik di Kecamatan Labuan," kata Asep saat dikonfirmasi, Rabu (26/12/2018).

Titik tersebut seperti di BTN Sentul DesaTeluk, Kampung Pangusepan dan Kampung Masjid Desa Labuan, serta di Kampung Sukarame, Kampung Lor, Kampung Cicadas, Kampung Padasuka, Kampung Sukahati, Kampung Makui Dalam di Desa Karang Anyar.

Salah satu warga Kampung Makui, Eneng (22), mengatakan hujan yang terjadi sejak semalam mengakibatkan banjir dengan ketinggian hingga mencapai 2 meter di beberapa titik di Kecamatan Labuan.

"Ketinggian sampai 1,5 meter. Kalau hujan enggak berhenti, bisa bisa naik lagi," jelasnya.

Akibat banjir ini, sedikitnya 500 rumah warga terendam dan 700 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke dataran yang lebih tinggi atau ke posko-posko tsunami.

Berdasarkan pantauan di lokasi banjir, hingga saat ini wilayah Kabupaten Pandgelang masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini